-->
Sarolangun - Ratusan Pegawai dari UPT Se Kanwil Kemenkumham Jambi wilayah barat hadir di Lapangan dalam Lapas Sarolangun, pada kesempatan yang sama hadir juga Wakil Bupati Sarolangun Hilallatil Badri, Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Sarolangun Wijanarko beserta karyawan, unsur Forkompida kabupaten Sarolangun, serta ibu-ibu Dharma Wanita, Sabtu (27/04/19).

Wabup Sarolangun beserta seluruh Ka UPT se Kanwil Kemenkumham Jambi bagian Barat berjalan menuju Lapangan Upacara Hari Bakti Pemasyarakatan ke 55 Lapas Sarolangun
Hal ini dalam rangka kegiatan Upacara Hari Bakti Pemasyarakatan ke 55, untuk tahun ini pelaksanaannya dipusatkan di Lapas Sarolangun yang dihadiri oleh UPT wilayah barat yaitu; Lapas Kelas III Sarolangun sebagai tuan rumah, Balai Pemasyarakatan Muara Bungo, Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Lapas IIB Bangko, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kerinci, Lapas Kelas IIB Muara Tebo dan Rutan Kelas IIB Sungai Penuh.

Suasana pelaksanaan Upacara Hari Bakti Pemasyarakatan ke 55
Kalapas Sarolangun Irwan ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa persiapan Lapas Sarolangun yang diamanahkan sebagai tuan rumah sudah sejak 3 minggu yang lalu; "Alhamdulillah upacara HBP kita berjalan lancar dan kita juga bisa menyelenggarakan 2 kegiatan secara bersamaan yakni acara puncak upacara peringatan HBP ke 55 sekaligus acara Tasyakuran" imbuh Kalapas.

"ini perdana Lapas Sarolangun menjadi pusat pelaksanaan Hari Bhakti Pemasyarakatan, semua petugas kita bahu-membahu turun tangan menyiapkan segala sarana dan prasarana demi kelancaran pelaksanaan kegiatan upacara HBP, ini menjadi momen spesial bagi kami Lapas Sarolangun" tutur Kalapas.

Sambutan Menkumham yang dibacakan oleh Wabup Sarolangun
Dalam sambutannya Menteri Hukum dan HAM yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sarolangun selaku Inspektur Upacara mengatakan bahwa peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ini bisa menjadi momentum untuk memacu semangat perubahan dan melakukan pembenahan disegala lini agar Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan dapat terwujud sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang.

“Paradigma terus berubah, dan UPT Pemasyarakatan harus ditransformasikan sebagai pranata sosial untuk menyiapkan masyarakat yang tangguh, berketerampilan, dan memiliki produktifitas tinggi yang siap berkompetisi dalam persaingan global, perubahan paradigma tersebut juga diejawantahkan melalui program Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan yang diatur melalui pola individualisasi perlakukan," imbuh Wabup.

Dihadapan awak media Wabup Sarolangun Hilallatil Badri ketika ditanya mengenai kelanjutan kerjasama antara Pemda dan Lapas Sarolangun dalam program pembinaan beliau menyampaikan bahwa kerjasama tersebut akan terus berlanjut, "sejauh program tersebut bisa dibantu oleh pemda, akan tetap diusahakan agar terealisasi, dan itu tidak boleh terhenti karena WBP di dalam Lapas juga merupakan masyarakat Sarolangun juga" tutur Wabup.
Para penerima Penghargaan dari Kakanwil Jambi berpose dengan Wabup Sarolangun
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian piagam penghargaan kepada petugas berprestasi sebagai wujud apresiasi atas berkontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas, sehingga mempunyai dampak positif dalam pencapaian tugas dan fungsi Kementerian Hukum dan HAM, adapun nama-nama penerima penghargaan dari Kanwil Kemenkumham Jambi tersebut adalah :
  1. IRWAN, A.Md.IP., S.H., M.H, dari Lapas Kelas III Sarolangun atas prestasi Kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugas sehingga patut dijadikan Role Model di Lapas Kelas III Sarolangun;
  2. RAHNIANTO, Amd.IP., S.Sos, dari Lapas Kelas IIB Muara Bungo atas prestasi Kreatif dan Inovatif dalam pelaksanaan tugas;
  3. FARID WAJDI, S.H., Msi, dari Rutan Kelas IIB Sungai Penuh atas prestasi Kreatif dan Inovatif dalam pelaksanaan tugas;
  4. SARJONI, dari Lapas Kelas III Sarolangun, atas prestasi Membuat Website Publikasi kegiatan di Lapas Kelas III Sarolangun;
  5. AGUNG SULISTYO, A.Md.,IP., S.H. dari Lapas Kelas IIB Muara Tebo atas prestasi Menggagalkan Peredaran Narkotika;
  6. MUHAMMAD ROBY, S.Sos dari Lapas Kelas IIB Muara Tebo atas prestasi Menggagalkan Peredaran Narkotika;
  7. LIMSARDO MANALU, dari Lapas Kelas IIB Muara Tebo atas prestasi Menggagalkan Peredaran Narkotika;
  8. WINNER HAPOSAN TUA GULTOM dari Lapas Kelas IIB Muara Tebo atas prestasi Menggagalkan Peredaran Narkotika;
  9. BAMBANG SYAFRIZAL dari Lapas Kelas IIB Muara Tebo atas prestasi Menggagalkan Peredaran Narkotika;
  10. ZULKIFLI, dari Lapas Kelas IIB Muara Bungo atas prestasi Menggagalkan Penyelundupan Narkoba;
  11. ARMENDI, dari Lapas Kelas IIB Muara Bungo atas prestasi Menggagalkan Penyelundupan Narkoba;
  12. WAHYU INDRA PUTRANTO, S.H. dari Bapas Kelas II Muaro Bungo atas prestasi Berinovasi dan kreatifit dalam membuat SMS Gateway untuk wajib lapor klien (E-klien)
Wabup Sarolangun melihat Barang bukti yang disita dari Kamar blok WBP, untuk dimusnahkan
Selain seremoni upacara, perayaan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55 juga dirayakan dengan pelaksanaan pemusnahan Barang Bukti hasil razia petugas Lapas Sarolangun di kamar blok WBP, pemotongan tumpeng yang dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sarolangun dan penyerahan piagam penghargaan dari Kalapas Sarolangun kepada Petugas Lapas Sarolangun yang berprestasi serta penyerahan bingkisan kepada Purna Bakti Pemasyarakatan.
Wabup Sarolangun ditemani Kalapas Sarolangun dan Kalapas Muara Bungo bersiap-siap melakukan pemotongan tumpeng
"Semua petugas sudah bekerja dengan baik, namun demikian pemberian penghargaan diharapkan bisa memacu petugas yang lain agar bisa lebih berprestasi lagi, masih terlalu banyak hal yang perlu kita carikan solusinya melalui inovasi-inovasi dan kerja nyata" ujar Kalapas.

"Kita sudah berbenah, kita sudah tinggalkan paradigma lama, dan untuk seterusnya jangan sampai stagnan apalagi sampai mengalami kemunduran, karena ini era kompetisi, tidak ada waktu lagi untuk kita larut dan melamun dalam kungkungan pola pikir pesimis, jika kita tidak bangkit berkompetisi mencipta inovasi dan kreasi baru tentu kita akan dihabisi oleh kemajuan-kemajuan teknologi yang mengalami loncatan cukup pesat" imbuh Kalapas.

Para petugas Lapas Sarolangun penerima penghargaan dari Kalapas
Adapun petugas yang mendapatkan piagam penghargaan dari Kalapas diantaranya;
  • Arsyad Junaidi terpilih menjadi Karupam terbaik Tahun 2018
  • Dwi Riyanto terpilih menjadi P2U terbaik Tahun 2018
  • Ulham Pratama terpilih sebagai Anggota Jaga terbaik Tahun 2018
  • Lidya Andriyani terpilih sebagai pengelola data kesehatan teladan Tahun 2018
  • Firman Wana Lingga terpilih sebagai Staf teladan Tahun 2018
Kalapas menuturkan bahwa pemilihan ini bukan atas dasar diskriminasi atau pandang bulu, namun telah dilakukan pengamatan, penilaian sejauh mana loyalitas terhadap organisasi, "Tahun depan kami berharap akan muncul wajah-wajah baru dalam mengukir prestasi, sesuai dengan bidang dan tupoksinya masing-masing" tutup Kalapas.
2 orang Purna Bakti Pemasyarakatan penerima bingkisan
Dalam Kegiatan Tasyakuran juga dilakukan penyerahan Bingkisan kepada para Purna Bakti Pemasyarakatan yang telah mengabdi untuk Kementerian Hukum dan HAM.
Petugas Lapas Sarolangun berpose bersama setelah selesai pelaksanaan kegiatan upacara HBP ke 55

Pelaksanaan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-55 di Lapas Sarolangun Berlangsung Lancar

Sarolangun - Ratusan Pegawai dari UPT Se Kanwil Kemenkumham Jambi wilayah barat hadir di Lapangan dalam Lapas Sarolangun, pada kesempatan yang sama hadir juga Wakil Bupati Sarolangun Hilallatil Badri, Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Sarolangun Wijanarko beserta karyawan, unsur Forkompida kabupaten Sarolangun, serta ibu-ibu Dharma Wanita, Sabtu (27/04/19).

Wabup Sarolangun beserta seluruh Ka UPT se Kanwil Kemenkumham Jambi bagian Barat berjalan menuju Lapangan Upacara Hari Bakti Pemasyarakatan ke 55 Lapas Sarolangun
Hal ini dalam rangka kegiatan Upacara Hari Bakti Pemasyarakatan ke 55, untuk tahun ini pelaksanaannya dipusatkan di Lapas Sarolangun yang dihadiri oleh UPT wilayah barat yaitu; Lapas Kelas III Sarolangun sebagai tuan rumah, Balai Pemasyarakatan Muara Bungo, Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Lapas IIB Bangko, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kerinci, Lapas Kelas IIB Muara Tebo dan Rutan Kelas IIB Sungai Penuh.

Suasana pelaksanaan Upacara Hari Bakti Pemasyarakatan ke 55
Kalapas Sarolangun Irwan ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa persiapan Lapas Sarolangun yang diamanahkan sebagai tuan rumah sudah sejak 3 minggu yang lalu; "Alhamdulillah upacara HBP kita berjalan lancar dan kita juga bisa menyelenggarakan 2 kegiatan secara bersamaan yakni acara puncak upacara peringatan HBP ke 55 sekaligus acara Tasyakuran" imbuh Kalapas.

"ini perdana Lapas Sarolangun menjadi pusat pelaksanaan Hari Bhakti Pemasyarakatan, semua petugas kita bahu-membahu turun tangan menyiapkan segala sarana dan prasarana demi kelancaran pelaksanaan kegiatan upacara HBP, ini menjadi momen spesial bagi kami Lapas Sarolangun" tutur Kalapas.

Sambutan Menkumham yang dibacakan oleh Wabup Sarolangun
Dalam sambutannya Menteri Hukum dan HAM yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sarolangun selaku Inspektur Upacara mengatakan bahwa peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ini bisa menjadi momentum untuk memacu semangat perubahan dan melakukan pembenahan disegala lini agar Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan dapat terwujud sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang.

“Paradigma terus berubah, dan UPT Pemasyarakatan harus ditransformasikan sebagai pranata sosial untuk menyiapkan masyarakat yang tangguh, berketerampilan, dan memiliki produktifitas tinggi yang siap berkompetisi dalam persaingan global, perubahan paradigma tersebut juga diejawantahkan melalui program Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan yang diatur melalui pola individualisasi perlakukan," imbuh Wabup.

Dihadapan awak media Wabup Sarolangun Hilallatil Badri ketika ditanya mengenai kelanjutan kerjasama antara Pemda dan Lapas Sarolangun dalam program pembinaan beliau menyampaikan bahwa kerjasama tersebut akan terus berlanjut, "sejauh program tersebut bisa dibantu oleh pemda, akan tetap diusahakan agar terealisasi, dan itu tidak boleh terhenti karena WBP di dalam Lapas juga merupakan masyarakat Sarolangun juga" tutur Wabup.
Para penerima Penghargaan dari Kakanwil Jambi berpose dengan Wabup Sarolangun
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian piagam penghargaan kepada petugas berprestasi sebagai wujud apresiasi atas berkontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas, sehingga mempunyai dampak positif dalam pencapaian tugas dan fungsi Kementerian Hukum dan HAM, adapun nama-nama penerima penghargaan dari Kanwil Kemenkumham Jambi tersebut adalah :
  1. IRWAN, A.Md.IP., S.H., M.H, dari Lapas Kelas III Sarolangun atas prestasi Kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugas sehingga patut dijadikan Role Model di Lapas Kelas III Sarolangun;
  2. RAHNIANTO, Amd.IP., S.Sos, dari Lapas Kelas IIB Muara Bungo atas prestasi Kreatif dan Inovatif dalam pelaksanaan tugas;
  3. FARID WAJDI, S.H., Msi, dari Rutan Kelas IIB Sungai Penuh atas prestasi Kreatif dan Inovatif dalam pelaksanaan tugas;
  4. SARJONI, dari Lapas Kelas III Sarolangun, atas prestasi Membuat Website Publikasi kegiatan di Lapas Kelas III Sarolangun;
  5. AGUNG SULISTYO, A.Md.,IP., S.H. dari Lapas Kelas IIB Muara Tebo atas prestasi Menggagalkan Peredaran Narkotika;
  6. MUHAMMAD ROBY, S.Sos dari Lapas Kelas IIB Muara Tebo atas prestasi Menggagalkan Peredaran Narkotika;
  7. LIMSARDO MANALU, dari Lapas Kelas IIB Muara Tebo atas prestasi Menggagalkan Peredaran Narkotika;
  8. WINNER HAPOSAN TUA GULTOM dari Lapas Kelas IIB Muara Tebo atas prestasi Menggagalkan Peredaran Narkotika;
  9. BAMBANG SYAFRIZAL dari Lapas Kelas IIB Muara Tebo atas prestasi Menggagalkan Peredaran Narkotika;
  10. ZULKIFLI, dari Lapas Kelas IIB Muara Bungo atas prestasi Menggagalkan Penyelundupan Narkoba;
  11. ARMENDI, dari Lapas Kelas IIB Muara Bungo atas prestasi Menggagalkan Penyelundupan Narkoba;
  12. WAHYU INDRA PUTRANTO, S.H. dari Bapas Kelas II Muaro Bungo atas prestasi Berinovasi dan kreatifit dalam membuat SMS Gateway untuk wajib lapor klien (E-klien)
Wabup Sarolangun melihat Barang bukti yang disita dari Kamar blok WBP, untuk dimusnahkan
Selain seremoni upacara, perayaan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55 juga dirayakan dengan pelaksanaan pemusnahan Barang Bukti hasil razia petugas Lapas Sarolangun di kamar blok WBP, pemotongan tumpeng yang dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sarolangun dan penyerahan piagam penghargaan dari Kalapas Sarolangun kepada Petugas Lapas Sarolangun yang berprestasi serta penyerahan bingkisan kepada Purna Bakti Pemasyarakatan.
Wabup Sarolangun ditemani Kalapas Sarolangun dan Kalapas Muara Bungo bersiap-siap melakukan pemotongan tumpeng
"Semua petugas sudah bekerja dengan baik, namun demikian pemberian penghargaan diharapkan bisa memacu petugas yang lain agar bisa lebih berprestasi lagi, masih terlalu banyak hal yang perlu kita carikan solusinya melalui inovasi-inovasi dan kerja nyata" ujar Kalapas.

"Kita sudah berbenah, kita sudah tinggalkan paradigma lama, dan untuk seterusnya jangan sampai stagnan apalagi sampai mengalami kemunduran, karena ini era kompetisi, tidak ada waktu lagi untuk kita larut dan melamun dalam kungkungan pola pikir pesimis, jika kita tidak bangkit berkompetisi mencipta inovasi dan kreasi baru tentu kita akan dihabisi oleh kemajuan-kemajuan teknologi yang mengalami loncatan cukup pesat" imbuh Kalapas.

Para petugas Lapas Sarolangun penerima penghargaan dari Kalapas
Adapun petugas yang mendapatkan piagam penghargaan dari Kalapas diantaranya;
  • Arsyad Junaidi terpilih menjadi Karupam terbaik Tahun 2018
  • Dwi Riyanto terpilih menjadi P2U terbaik Tahun 2018
  • Ulham Pratama terpilih sebagai Anggota Jaga terbaik Tahun 2018
  • Lidya Andriyani terpilih sebagai pengelola data kesehatan teladan Tahun 2018
  • Firman Wana Lingga terpilih sebagai Staf teladan Tahun 2018
Kalapas menuturkan bahwa pemilihan ini bukan atas dasar diskriminasi atau pandang bulu, namun telah dilakukan pengamatan, penilaian sejauh mana loyalitas terhadap organisasi, "Tahun depan kami berharap akan muncul wajah-wajah baru dalam mengukir prestasi, sesuai dengan bidang dan tupoksinya masing-masing" tutup Kalapas.
2 orang Purna Bakti Pemasyarakatan penerima bingkisan
Dalam Kegiatan Tasyakuran juga dilakukan penyerahan Bingkisan kepada para Purna Bakti Pemasyarakatan yang telah mengabdi untuk Kementerian Hukum dan HAM.
Petugas Lapas Sarolangun berpose bersama setelah selesai pelaksanaan kegiatan upacara HBP ke 55

Langganan Berita via Email