
.jpeg)
Kegiatan tersebut menyasar area blok hunian, saluran air, taman, serta lokasi-lokasi yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Selain fogging, petugas kesehatan dari Puskesmas bersama jajaran Lapas juga melakukan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M Plus.
Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Ibnu Faizal, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar yang harus dipenuhi. Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan ketika penyakit sudah menyebar.
"Kami tidak ingin mengambil risiko terhadap kesehatan warga binaan maupun petugas. Ketika ditemukan banyak jentik nyamuk yang berpotensi menjadi sumber penyebaran DBD, kami segera berkoordinasi dengan Puskesmas untuk melakukan fogging. Ini merupakan bentuk komitmen Lapas Sarolangun dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman penyakit," ujar Ibnu Faizal.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Mas Bayu Kumara, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas lingkungan hunian warga binaan.
"Fogging bukanlah satu-satunya solusi. Setelah kegiatan ini, kami akan terus mengintensifkan kerja bakti, membersihkan saluran air, menguras tempat penampungan air, serta mengajak seluruh warga binaan untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan. Pencegahan hanya akan berhasil apabila menjadi tanggung jawab bersama," jelas Mas Bayu Kumara.
Pelaksanaan fogging mendapat pendampingan langsung dari tenaga kesehatan Puskesmas dengan memperhatikan prosedur keselamatan agar tidak mengganggu aktivitas pembinaan maupun kesehatan penghuni lapas.
.jpeg)
Melalui sinergi antara Lapas Sarolangun dan Puskesmas, diharapkan risiko penyebaran penyakit akibat gigitan nyamuk dapat ditekan sehingga seluruh warga binaan dan petugas dapat menjalani aktivitas dalam lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Lapas Sarolangun dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga mengedepankan perlindungan kesehatan sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan












.jpeg)
.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)