Sarolangun, (21/01) - Dalam rangka Rangkaian Kegiatan Hari Ulang Tahun PIPAS ke-18 Tahun 2022, Ketua Dharma Wanita Lapas Sarolangun Ny Yuliana Irwan bersama pengurus melaksanakan Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Sarolangun Bhakti.


Kegiatan diawali penghormatan dan do’a untuk arwah para pahlawan yang telah gugur, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di tugu monumen serta prosesi tabur bunga di pusara makam.


Ny Yuliana Irwan menuturkan dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun PIPAS ke-18, dilakukan serangkaian kegiatan salah satunya Ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Satria Sarolangun Bhakti. Tujuan utama ziarah ini sebagai tanda penghormatan dan penghargaan kepada para Pahlawan, termasuk Pahlawan perempuan baik yang berjuang untuk bangsa maupun pahlawan yang berjuang dalam keluarga.


“Momentum Ziarah ini kita lebih mengenang lagi Perjuangan para Pahlawan yang sudah menjadikan Indonesia Merdeka, sehingga kita bisa ada di Indonesia sampai hari ini. Harapan kami untuk Ibu-Ibu  sesuai dengan Tema Peringatan Hari Ulang Tahun PIPAS "Mandiri, Adaptif, Inovatif serta Berperan Aktif Mewujudkan Kesejahteraan & Kesehatan Keluarga di Masa Pandemi untuk Pemasyarakatan Maju artinya kita berharap perempuan ber-inovatif, lebih berdaya karena perempuan adalah mensupport suami dan keluarga juga, karena kita tahu seorang ibu sangat besar sekali perannya dalam rumah tangga maupun masyarakat Indonesia”, pungkas Ny Yuliana Irwan.(DOK/FOTO : HUMAS) 





Peringati Ulang Tahun PIPAS ke-18, Dharma Wanita Lapas Sarolangun Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Sarolangun Bhakti

Jakarta, INFO_PAS – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) siap menyongsong 2022 dengan berbagai resolusi demi perbaikan penyelenggaraan sistem Pemasyarakatan di Indonesia. Pelaksanaan prinsip dasar Pemasyarakatan atau Back to Basics masih dipercaya sebagai senjata utama mewujudkan pelaksanaan clean and good governance. Hal ini terungkap dalam pembukaan Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan (Rakernispas) Tahun 2022 bertema “Evaluasi Kinerja Tahun 2021 Back to Basics”, Rabu (19/01).

Pada kegiatan yang digelar di Ancol, Jakarta Utara tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Reynhard Silitonga menyampaikan apresiasi terhadap capaian dan prestasi jajaran Pemasyarakatan di 2021. Menurutnya, jajaran Pemasyarakatan telah mampu menunjukkan dedikasi dan pengabdian terbaik meskipun dalam situasi pandemi COVID-19. Hal ini dibuktikan keberhasilan penggagalan berbagai upaya penyelundupan narkoba ke lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan), pemindahan bandar narkoba ke lapas maximum security di Nusakambangan, pelaksanaan rehabilitasi medis dan sosial bagi pengguna narkotika, ikrar setia NKRI narapidana terorisme, dan sederet prestasi membanggakan lainnya.  



Namun ia berpendapat, hal tersebut tak boleh membuat Pemasyarakatan berpuas diri, melainkan terus berbenah agar dapat memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat. 


“Mari kita satukan tekad dan perbuatan untuk memberikan yang terbaik bagi Pemasyarakatan melalui pemikiran-pemikiran yang cerdas, sebagai respon atas harapan dan tuntutan dari masyarakat,” tuturnya. 


Ia pun berpesan agar jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia menjaga profesionalisme, komitmen, dan integritas. Melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya, baik di lapas, rutan, balai pemasyarakatan (bapas), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), maupun rumah penyimpanan barang sitaan negara (rupbasan). “Kita kembali pada Basics, penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman dan tertib,” tegasnya. 



Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono mengatakan, kegiatan Rakernispas ini dilaksanakan untuk mengevaluasi kinerja Pemasyarakatan di 2021 sekaligus menetapkan strategi pencapaian target di tahun 2022.  


Kegiatan dihadiri oleh jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, 33 Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, 27 Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, serta mitra kerja Pemasyarakatan. Rakernispas yang akan berlangsung selama tiga hari, 19 – 21 Januari 2021 ini, juga diikuti UPT Pemasyarakatan se-Indonesia yang terhubung secara virtual. 



“Semoga melalui Rakernispas ini dapat kita dapat mengakselerasi kinerja Pemasyarakatan dan menyatukan sinergi untuk menjawab tantangan-tantangan Pemasyarakatan yang semakin kompleks,” tandasnya. (afn)

Back to Basics, Strategi Ditjenpas Wujudkan Good and Clean Governance

Sarolangun - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun melalui Subsi Keperawatan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sarolangun dan Polres Sarolangun hari ini Rabu (19/01) melaksanakan kegiatan pemberian vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan 2 kepada Warga Binaan. Vaksinasi ini melibatkan 3 orang petugas dari Subsi Keperawatan dan 10 orang Tim Vaksinator dari Polres Sarolangun, pelaksanaannya mengambil tempat di Gazebo Lapas Sarolangun. 


Seperti biasa sebelum disuntik vaksin Warga Binaan diwajibkan memakai masker serta harus melewati beberapa tahapan seperti registrasi, screening test, setelah itu baru kemudian diputuskan apakah yang bersangkutan bisa divaksin atau tidak.


Kalapas Sarolangun Irwan mengatakan bahwa penyuntikan vaksin terhadap Warga Binaan ini sebagai salah satu upaya serius Lapas Sarolangun persiapan menuju herd immunity atau kekebalan kelompok sering juga disebut kekebalan populasi yaitu ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu dapat memberikan perlindungan tidak langsung. 


Vaksinasi dosis satu dan dua ini diikuti oleh 43 orang Warga Binaan, dan semuanya dapat disuntik vaksin dan dinyatakan sehat berdasarkan screening oleh dokter. Dok/Foto : (HUMAS)

 


Mantap, 43 Orang Warga Binaan Lapas Sarolangun Jalani Vaksinasi Dosis Satu dan Dua


Sarolangun - Dipimpin oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Bapak Irwan, Para Pejabat  dan Seluruh Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun melaksanakan Deklarasi Janji Kinerja dan Penandatangan Perjanjian Kinerja Tahun 2022. Bertempat di Gazebo Lapas Sarolangun, Selasa (18/01).

 

Disampaikan Irwan, tema yang dipilih oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia pada tahun 2022 ini adalah “KITA TINGKATKAN KINERJA KEMENKUMHAM SEMAKIN PASTI DAN BERAKHLAK MENDUKUNG PROGRAM PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL DAN REFORMASI STRUKTURAL”.

 

Dalam sambutannya "Agenda ini kita lakukan untuk meningkatkan integritas dan mendorong adanya reformasi birokrasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi untuk mewujudkan good governance, terutama dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Lapas Sarolangun” Ujar Irwan.

 

"Kita ingin Lapas Sarolangun bukan hanya aman tetapi juga harus tertib, sebagaimana perintah atasan kita, setiap bulan kami akan melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh petugas Lapas Sarolangun" tutup Irwan. 

 

Kakanwil berkesempatan memberikan sambutan. dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan untuk seluruh petugas berkomitmen menciptakan Lapas Sarolangun yang Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba) dan melaksanakan tugas sebaik-baiknya untuk mencapai target kinerja yang disusun dan ditetapkan untuk dicapai pada tahun 2022 ini.

 

Dalam kunjungannya juga, Kakanwil didampingi langsung oleh Kalapas Sarolangun melihat situasi dan kondisi terkini pada tiap-tiap Blok Hunian High Risk dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang Ketat. (dok/foto : HUMAS)

 

@kemenkumhamri

@kumhampasti

@pemasyarakatan

@kumhamjambi

@ditjenpas

 

#kemenkumhamjambi

#lapasindonesia

#lapassarolangun

#lapassarolangunmenujuwbk





Lapas Sarolangun Laksanakan Deklarasi Janji kinerja Tahun 2022

 


Jambi, Senin (17-01-2022) Empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kota dalam Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi berkomitmen untuk memberikan kinerja dan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang dikemas dalam bentuk Penandatanganan dan  Deklarasi Janji Kinerja.

 

Penandatanganan Janji Kinerja dan Komitmen Bersama Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan salah satu agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh seluruh satuan kerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Penandatanganan ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan dan komitmen seluruh Insan Pengayoman dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.

 

Kegiatan penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2022 berawal di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi. Tepat pukul 08.00 WIB acara yang dilaksanakan dilapangan upacara Kanim Jambi dimulai. Kepala Kantor Wilayah Mhd. Jahari Sitepu yang didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Morina Harahap dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Parsaoran Simaibang turut hadir bersama Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi  Saiful Roswandi hadir menyaksikan kegaitan penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja pada Kanim Jambi yang dipimpin oleh Bisri.

 

Acara diawali dengan penandatanganan Deklarasi Janji kinerja oleh seluruh pejabat struktural  dan dilanjutkan penandatanganan  oleh Kepala Satker, Kepala Ombudsman dan diakhiri oleh Kepala Kantor Wilayah. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Janji Kinerja yang dipimpin oleh Kepala Satuan Kerja dan diikuti oleh seluruh Pegawai.

 

Pada kesempatan kali ini, Saipul mengingatkan kepada seluruh pegawai  agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Senada dengan hal tersebut.

 

Lapas Kelas IIA Jambi yang dipimpin oleh Emmanuel Hareva mendapatkan UPT kedua yang menyelenggarakan Deklarasi Janji Kinerja. Tepat pukul 10.00 WIB acara yang dilangsungkan di Aula Lapas Jambi dimulai. Kali ini Kakanwil didampingi oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Aris munandar. Tepat pukul 11.00 WIB Kepala Kantor Wilayah menuju Balai Pemasyarakatan Kelas II  Jambi yang dipimpin oleh Zulhendri menjadi UPT ketiga yang melaksanakan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2022. Sebagai UPT pamungkas yang melaksanakan Deklarasi Janji Kinerja pada hari, tepat pukul 14.00 WIB  Rupbasan Kelas I Jambi yang dikepalai oleh Muhammad Askari Utomo melaksanakan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2022.


Dalam Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2022, seluruh pegawai berkomitmen untuk menjaga kesehatan sehingga dapat berkinerja secara produktif , melaksanakan perjanjian kinerja secara berkuaitas dan akuntabel serta menyiapkan langkah antisipasi dan mitigasi sedini mungkin untuk meminimalisasi resiko.

 

Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Mhd. Jahari Sitepu menyatakan “sesuai tema yang dipilih pada tahun 2022 ini yaitu Kita Tingkatkan Kinerja Kemenkumham Semakin Pasti Dan Berakhlak Mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional  dan Reformasi Struktural, maka saya meminta kepada seluruh pegawai dalam Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi untuk bekerja lebih profesional  dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat “ imbuhnya. (Red/Foto : YE/RAW&FMP)

 
 
 

4 UPT Kota Deklarasikan Janji Kinerja Tahun 2022

Sarolangun - Sabtu (15/01), Ditengah Kelangkaan dan keterbatasan pakan berkualitas dipasaran serta harga yang cenderung naik dari waktu ke waktu membuat beberapa pelaku usaha budidaya ikan menghadapi masalah serius hal ini karena pakan adalah kebutuhan primer bagi ikan agar bisa tumbuh besar hingga usia panen.

Senada dengan hal diatas Lapas Sarolangun pun mengalami hal yang sama yakni salah satu sektor produksi budidaya pembesaran lele dan nila milik Lapas Sarolangun mengalami penurunan, untuk mengatasi  hal tersebut unit produksi yang dikelola oleh Bimbingan Kerja (Bimker) Lapas Kelas IIB Sarolangun mencari solusi alternatif dengan cara membuat mesin pengolah pakan ikan sederhana yang dimodifikasi dari mesin Generator (Genset) yang sudah tidak terpakai.



Kalapas Sarolangun Irwan sedari awal ketika sektor produksi budidaya ikan lele dicetuskan telah memberikan dukungan penuh, "Kami Lapas Sarolangun memiliki cukup luas hamparan lahan tidur nan berawa pemanfaatan untuk kegiatan kemandirian Warga Binaan tentu sangat tepat dan hal itu sudah kita aktualisasikan sejak 2 tahun yang lalu" ujar Irwan.


"Namun harus diakui sektor produksi budidaya pembesaran ikan ini memiliki tantangan tersendiri terutama persoalan pakan dimana banyak pembudidaya mengeluh dengan mahalnya harga pakan dipasaran yang tidak sebanding dengan hasil yang didapat" imbuh Irwan.



"Tentu kami tidak boleh menyerah dengan kondisi demikian. dan kami bersyukur hari ini Bimker sudah mencoba mencari alternatif pengganti dengan membuat mesin pengolah pakan yang dimodifikasi dari mesin Generator (Genset)" ungkap Irwan.


Sementara itu Kasi Binadik dan Giatja mengungkapkan bahwa mesin pengolah pakan sudah dioperasikan oleh Warga Binaan mulai hari ini dan seterusnya.



"Semoga dengan adanya mesin pengolah pakan ini bisa meningkatkan produksi Bimker Lapas Sarolangun khususnya sektor Budidaya pembesaran ikan Lele dan nila" ujar Joner.


Perlu diketahui bahwa untuk kegiatan kemandirian Warga Binaan Lapas Sarolangun memiliki setidaknya 2 petak kolam yang masing-masing berukuran 20 x 10 meter persegi, dengan menggunakan sistem keramba apung yang terbagi menjadi 16 keramba dan telah ditebar benih nila dan Lele sebanyak 20.000 ribu benih.



Tingkatkan Produktivitas, Bimker Lapas Sarolangun Buat Mesin Pengolah Pakan Ikan

Langganan Berita via Email