
.jpeg)
Kegiatan pemeliharaan ini melibatkan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Sarolangun yang langsung dipimpin oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, jajaran pegawai, serta peserta magang. Pembersihan difokuskan pada area sekitar bangunan untuk menjaga kebersihan, kerapian, dan kelestarian aset negara agar tetap terawat dan tidak terbengkalai.
Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Ibnu Faizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen jajaran Lapas Sarolangun dalam menjaga dan memelihara Barang Milik Negara (BMN) yang berada di bawah tanggung jawab Kemenimipas.
.jpeg)
“Pemeliharaan aset negara adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa bangunan eks Rutan Sarko tetap terjaga kondisinya, sekaligus memberikan pembinaan positif kepada WBP melalui kegiatan kerja yang bermanfaat,” ujar Ibnu Faizal.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan WBP dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian dan penanaman rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kepala Urusan Umum, Robert Sandria, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga nilai dan fungsi aset agar tetap optimal.
“Pemeliharaan rutin seperti ini penting agar aset negara tidak mengalami kerusakan akibat lingkungan dan waktu. Dengan kondisi yang bersih dan terawat, aset BMN tetap memiliki nilai guna dan siap dimanfaatkan sesuai kebutuhan ke depan,” jelas Robert.
Dengan adanya kegiatan pemeliharaan ini, Lapas Kelas IIB Sarolangun berharap pengelolaan aset Kemenimipas dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi pembinaan WBP dan lingkungan sekitar.