Sarolangun (31/01) - Pelayanan Kesehatan merupakan suatu wujud nyata Lapas Sarolangun dalam rangka pemenuhan hak – hak terhadap warga binaan, terutama dalam bidang kesehatan, Lapas Sarolangun yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi selalu berupaya untuk memastikan setiap warga binaan yang berada di Lapas tetap dalam keadaan sehat sehingga narapidana tersebut dapat mengikuti berbagai program kegiatan baik kerohanian ataupun kegiatan kemandirian.



Lapas Sarolangun bekerja sama dengan tim medis dari Puskesmas Sarolangun dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan, setiap warga binaan nantinya baik yang mempunyai gejala penyakit ataupun sekedar memeriksa kondisi kesehatan bisa langsung dilayani oleh petugas kesehatan lapas selanjutnya untuk diperiksa oleh dokter.


Mewakili Kepala Lapas Sarolangun, Kasi Binadik Giatja bersama Kasubsi Perawatan menghadiri dan mengawasi langsung kegiatan yang merupakan kegiatan rutin sebagai bentuk koordinasi Lapas Sarolangun dan Puskesmas Sarolangun, untuk memastikan warga binaan di dalam Lapas kondisinya dalam keadaan sehat, sehingga pihak keluarga tidak perlu risau akan keadaan kesehatan keluarganya yang menjalani pidana.



Dalam kesempatan yang sama tim keswat Lapas dan puskesmas Sarolangun juga melakukan penyuluhan tentang HIV AIDS dan TB. Penyuluhan tentang HIV AIDS dan TB begitu penting karena merupakan tindakan awal yang dilakukan oleh petugas kesehatan untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang bahaya penyakit tersebut dan bagaimana cara menerapkan pola hidup sehat guna menghindari kemungkinan terpapar virus.



Tim Keswat Lapas Sarolangun Bekerjasama dengan Puskesmas Sarolangun Berikan Layanan Kesehatan dan Penyuluhan HIV AIDS TB

Jakarta - Jajaran pegawai Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menyatakan komitmen netralitas dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu). 

 

Komitmen ini dinyatakan dalam ikrar dan penandatanganan Pakta Integritas netralitas yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto, Senin (30/01/2023). 

 

Andap menjelaskan Undang-undang No.5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mengatur agar ASN bebas dari pengaruh dan intervensi partai politik. 

 

"ASN tidak boleh terpengaruh partai politik karena ASN merupakan Abdi Negara yang melaksanakan pelayanan publik secara profesional dan bukan alat kekuasaan," kata Andap di kantor Kemenkumham. 

 

Peran ASN sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan menuntut ASN agar tidak memihak pada Parpol tertentu, termasuk kontestan politik yang akan bertanding dalam Pemilu. 

 

"ASN Kemenkumham harus bebas dari intenvensi politik, tidak boleh terlibat dalam kampanye atau menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan untuk menguntungkan partai tertentu. ASN juga dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus Parpol," tuturnya. 

 

Netralitas ASN Kemenkumham, kata Andap, meliputi penggunaan media sosial secara bijak. Sesuai ikrar yang diucapkan seluruh pegawai Setjen Kemenkumham, para pegawai tidak akan menggunakan media sosial untuk kepentingan pasangan calon tertentu serta tidak menyebarkan berita bohong. 

 

“Hati-hati menggunakan media sosial dalam genggaman kita. Perhatikan baik-baik pesan yang kita terima dan teruskan, pula foto dan video yang kita unggah. Jangan sampai kontennya berisi ujaran kebencian, hoaks, atau kepentingan pasangan calon tertentu,” katanya dalam acara ikrar netralitas pegawai. 

 

Meskipun demikian, ASN masih tetap memiliki hak politik untuk memilih kontestan politik di dalam bilik suara. Di saat inilah ASN dapat mengekspresikan pilihan politiknya. 

 

"Hanya di bilik suara ASN dapat menyalurkan pilihannya. Di luar bilik suara, ASN tidak perlu menunjukkan ekspresi politiknya," tegas Andap. 

 

Selain ikrar netralitas Pemilu, jajaran Setjen Kemenkumham juga menyatakan komitmen bersama untuk bersih dari praktik KKN melalui pembangunan Zona Integritas (ZI). Tujuan ZI ini adalah terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kementerian yang dipimpin Yasonna Laoly ini. 

 

Pembangunan ZI merupakan aspek penting dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Komitmen pembangunan ZI ini ditandai dengan penandatangan komitmen oleh Setjen Kemenkumham bersama para Kepala Biro serta Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi. 

Hadapi Tahun Pemilu 2024, Pegawai Kemenkumham Ikrarkan Netralitas Dalam Pemilu

Manado, INFO_PAS - Guna melaksanakan arahan, penyelamatan, evakuasi dan tanggap darurat bencana, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado lakukan upaya cepat atasi banjir yang melanda kawasan Lapas sejak dini hari pada Jumat (27/01).

Intensitas hujan yang tinggi di Kota Manado sejak pukul 02.00 WITA menyebabkan sejumlah kawasan khususnya Lapas Kelas IIA Manado tergenang banjir. Sejumlah fasilitas Lapas seperti gedung kantor, blok hunian, halaman kantor dan rumah dinas pegawai digenangi air. Akibatnya, petugas Lapas harus mengevakuasi warga binaan dan sejumlah inventaris kantor. 



Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulawesi Utara, I Putu Murdiana yang didampingi oleh Kepala Lapas Kelas IIA Manado dan tim, langsung terjun di lokasi banjir Lapas Kelas IIA Manado dan lakukan langkah-langkah terhadap bencana banjir di Lapas.


“Sejauh ini kami sudah lakukan evakuasi dan pemindahan warga binaan ke lantai dua yakni, blok A dan B. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak SAR, BNPB, POLRI dan TNI serta stakeholder lain untuk upaya penyelematan, ungkapnya.



Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Manado, Marulye Simbolon, mengungkapkan bahwa peristiwa ini sudah mendapat penanganan khusus oleh pihaknya termasuk upaya penyelamatan dan evakuasi terhadap warga binaan dan sejumlah barang berharga lainnya. 


“Kami terus lakukan upaya cepat, semua tim kami kerahkan, “ tegasnya. 


Selain itu, Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi baik internal maupun eksternal untuk segera mendapatkan pertolongan secepatnya. 



“Semua ini kami lakukan adalah untuk menyelamatkan seluruh petugas dan warga binaan agar tidak menimbulkan korban jiwa. Selain itu, upaya ini untuk meminimalisir dampak banjir yang terus mengguyur Lapas, “ ungkapnya.


Marulye juga berharap agar seluruh pihak dan stakeholder Kota Manado untuk segera melakukan upaya tanggap darurat dan waspada terhadap banjir yang mungkin dapat datang sewaktu-waktu. 

Tanggap Darurat Banjir, Lapas Manado Lakukan Evakuasi Warga Binaan

Sarolangun - Untuk mengukuhkan komitmen bersama dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas, Jajaran Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi hari ini bertempat di Gazebo, melaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI), Selasa (24/1). Pencanangan Pembangunan ZI dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun Irwan dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Pengawas dan Pelaksana, JFU/JFT serta Calon Pegawai Negeri Sipil Angkatan 2021.

Kegiatan tersebut ditandai dengan prosesi penandatanganan Piagam Pencanangan Pembangunan ZI, Pakta Integritas, serta Komitmen Bersama Pembangunan ZI Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh Kalapas dan Pejabat Pengawas.


Dalam sambutannya, Kalapas mengatakan bahwa untuk dapat ditetapkan sebagai satker berpredikat WBK/WBBM, seluruh Satker Kemenkumham wajib melaksanakan pembangunan ZI dengan baik, dan tahapan tersebut diawali dengan pencanangan pembangunan Zona Integritas termasuk Lapas Kelas IIB Sarolangun.


Irwan menuturkan bahwa pelaksanaan Pencanangan ZI ini merupakan amanat Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 11 Tahun 2022 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Kementerian Hukum dan Asasi Manusia.


Kalapas juga menambahkan bahwa upaya Pencanangan Pembangunan ZI yang baru saja dilakukan, bertujuan untuk mengimplementasikan 6 (enam) area perubahan dalam rangka menjaga dan merawat kinerja seluruh jajaran Lapas Sarolangun dalam bingkai integritas, dengan tujuan akhir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Pencanangan pembangunan ZI adalah deklarasi/pernyataan dari pimpinan selaku role model bahwa satker telah siap membangun dan melaksanakan ZI,” ungkap Irwan.


“Pencanangan ZI ini merupakan agenda tahunan yang kita laksanakan, hal ini merupakan perwujudan Nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yakni untuk menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya,” ujar Irwan.


“Harapan kita semua mudah-mudahan tahun 2023 ini Lapas Sarolangun mampu berkompetisi secara sehat untuk mendapatkan predikat WBK/WBBM sekaligus membuktikan kepada publik bahwa jajaran Lapas Sarolangun mampu memberikan bukti nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Irwan


“Mari kita terus berproses dalam pembangunan ZI yang merupakan amanat langsung dari Kementerian kita, laksanakan tugas sesuai tupoksi dan tingkatkan integritas karena hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama”, tutup Irwan.

Pencanangan Pembangunan ZI, Kalapas Sarolangun : Untuk Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Sarolangun - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun melalui Seksi Admin Kamtib dan Kesatuan Pengamanan hari ini Selasa (17/1) menyambangi Kepolisian Resort (Polres) Sarolangun hal ini dalam rangka mempererat silaturahmi dan persiapan pelaksanaan kegiatan Pembinaan dan Koordinasi Polisi Khusus (Binkorpolsus) yang bakal diadakan dalam waktu dekat bagi Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun.

Dalam kesempatan kunjungan tersebut mewakili Kalapas Sarolangun Kepala KPLP Yovip, Kasubsi Portatib Aris dan staf disambut hangat oleh pihak Polres Sarolangun, kunjungan silaturahmi ini dilakukan dibeberapa Satuan yakni Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas), Satuan Reserse Narkoba, Satuan Samapta Bhayangkara (Sat Sabhara), Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti).


Kalapas Sarolangun Irwan mengatakan bahwa kegiatan Binkorpolsus yang bakal dilaksanakan sangat bermanfaat bagi petugas Lapas Sarolangun terutama untuk meningkatkan pemahaman tugas dan fungsi Kepolisian Khusus. "Kegiatan Binkorpolsus perlu diadakan untuk meningkatkan kerjasama dan kekompakan antara Lapas dan Kepolisian. ini juga sebagai bentuk sinergi kita sesama aparat penegak hukum terkhususnya di wilayah Kabupaten Sarolangun", ujar Irwan.


#Binkorpolsuspas, #KumhamPasti, #DitjenPemasyarakatan, #KanwilJambi, #LapasSarolangun






Lapas Sarolangun Bakal Adakan Kegiatan Binkorpolsus Bagi Petugas

Sarolangun - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi Aris Munandar beserta staf sekira jam 19.00 WIB Senin malam (16/1) mendatangi Lapas Sarolangun dan langsung menuju area dalam Lapas Sarolangun hal ini dalam rangka melakukan razia penggeledahan blok hunian WBP. 

Razia ini dipimpin langsung oleh Kadivpas yang didampingi oleh Kalapas Sarolangun, giat ini sebagai wujud langkah deteksi dini, mencegah dan meminimalisir benda/barang-barang terlarang dan berbahaya di dalam Lapas Sarolangun seperti HP, Narkoba, dan Sajam yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. 


Kegiatan diawali dengan gelar apel dan pengarahan oleh Kadivpas, dalam arahannya beliau menekankan agar pada pelaksanaan penggeledahan diblok hunian semua petugas dapat bertindak humanis, memperlakukan WBP secara manusiawi namun tetap bersikap tegas jika ditemukan pelanggaran Tatib oleh WBP.  


Kegiatan ini juga dibantu dan dibackup oleh Kalapas Sarolangun, pejabat pengawas dan pelaksana serta regu jaga siang dan malam dengan kekuatan jaga 13 orang hadir lengkap serta tim Kesehatan dan Perawatan Lapas Sarolangun. 


Disamping itu untuk memastikan Lapas Sarolangun benar-benar steril dari penyalahgunaan Narkoba pada kesempatan yang sama tim Divisi Pemasyarakatan juga melakukan tes urine terhadap 15 orang warga binaan kasus narkotika dan pidana umum dengan hasil semuanya adalah negatif Narkoba. 


Secara keseluruhan kegiatan razia dan tes urine berjalan aman dan kondusif semua warga binaan bersikap kooperatif, hasil razia kemudian dicatat dan amankan oleh seksi Adm Kamtib untuk dimusnahkan. Kalapas Sarolangun Irwan menuturkan bahwa setelah dilakukan razia penggeledahan diblok hunian WBP tidak ditemukan Narkoba maupun alat komunikasi, namun demikian petugas berhasil menyita beberapa benda-benda berbahaya yang berbahan kaca dan besi. 










Kadivpas Bersama Tim Lakukan Razia dan Tes Urine Terhadap WBP Lapas Sarolangun

Sarolangun - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi, menyepakati melanjutkan kerja sama pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan Puskesmas Sarolangun, Kamis (5/1/2023).

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Lapas Sarolangun Irwan, dengan Kepala Puskesmas kecamatan Sarolangun Adam Syahdira, tentang penyelenggaraan pelayanan kesehatan terhadap WBP Lapas Sarolangun selama setahun kedepan mulai tanggal 5 Januari 2023 hingga 5 Januari 2024. PKS tersebut meliputi penyelenggaraan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara umum bagi WBP Lapas Sarolangun. 


“Kami berterima kasih atas bantuan dan dukungan dari Puskesmas Sarolangun dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas bagi WBP Lapas Sarolangun. Semoga bisa membantu memenuhi hak kesehatan WBP serta dapat berlanjut di masa mendatang,” tutur Irwan.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas mengungkapkan dukungannya dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap WBP Lapas Sarolangun . “Kami akan turun langsung ke Lapas Sarolangun dua kali setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan akan pelayanan kesehatan bagi WBP,” ungkapnya.


PKS ini juga merupakan salah satu bentuk peningkatan kualitas pelayanan pada Lapas Sarolangun sehingga dapat mewujudkan Pembangunan Zona Integritas. Beberapa layanan kesehatan yang akan telah diberikan dan akan berlanjut oleh Puskesmas Sarolangun kepada WBP antara lain adalah :


  • Pelaksanaan Puskesmas Keliling (Pusling) meliputi Screening Tubercolosis (TB), Hepatitis, HIV/AIDS;
  • Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Rapid Test, Screening 3T (Testing, Tracking, Treatment), Penyuluhan Kesehatan Umum;
  • Dispensasi biaya pengobatan Warga Binaan yang berobat ke Puskesmas Sarolangun;

Tingkatkan Kesehatan WBP, Kalapas Teken Perjanjian Kerja Sama Dengan Kepala Puskesmas Sarolangun

Sarolangun - Dalam rangka menjalin Sinergitas sebagai bentuk upaya P4GN, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi, Brigjen Pol Wisnu Handoko bersama dengan Jajaran melakukan kunjungan ke Lapas Kelas IIB Sarolangun, Senin (26/12).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Irwan dan Pejabat Struktural beserta jajaran.


Dalam kunjungan tersebut Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi, Brigjen Pol Wisnu Handoko dengan didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Irwan dan jajaran meninjau langsung situasi Lapas Kelas IIB Sarolangun mulai dari luar blok hingga area Blok Hunian Warga Binaan terutama blok hunian narkoba.


Kepala Badan Nasional Provinsi Jambi, Brigjen Pol Wisnu Handoko dalam kunjungannya menyampaikan bahwa kunjungan ini dalam rangka menjalin sinergitas terutama dalam rangka upaya P4GN dan implementasi program Seroja atau Sehat Jasmani dan Rohani di Lapas Sarolangun.


"Sinergitas antar pemangku kepentingan antara BNN Provinsi Jambi dan Lapas Kelas IIB Sarolangun harus terjalin dengan baik guna memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta bergerak aktif untuk saling mendukung menggiatkan program-program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dilingkungan Lapas Kelas IIB Sarolangun," ujar Wisnu.


Atas kunjungan tersebut Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Irwan menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kunjungan Kepala BNNP Provinsi Jambi. "Kami siap untuk bekerja sama lebih baik lagi dalam hal pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba di Lapas Kelas IIB Sarolangun dan menjadikan Lapas Kelas IIB Sarolangun menjadi Lapas BersiNar atau Bersih dari Narkoba," ujar Irwan








Jalin Sinergitas, Kalapas Sarolangun Terima Kunjungan Kepala BNN Provinsi Jambi

Sarolangun
- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi menginstruksi kepada jajarannya untuk membuka layanan kunjungan bagi warga binaan baik napi maupun tahanan meskipun dalam suasana libur natal.

Hak khusus di hari raya Natal 2022 ini merupakan bentuk apresiasi dan sukacita untuk WBP yang telah mentaati dan mengikuti segala bentuk tata tertib serta program pembinaan yang telah dilakukan oleh petugas Lapas. Para keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bisa berkunjung pada tanggal 25 Desember 2022, sesuai dengan jam layanan kunjungan dan aturan yang telah ditentukan.


Pada tanggal tersebut merupakan hari libur dan jika di hari lain kunjungan dibatasi. Maka ini jadi momentum hak khusus bagi WBP bisa dikunjungi keluarganya. Kunjungan yang dibuka adalah kunjungan tatap muka untuk keluarga inti serta kunjungan titipan makanan dan barang untuk keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan.


Demi menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban; Kalapas Kelas IIB Sarolangun Irwan memberikan surat perintah khusus petugas layanan kunjungan. Kalapas Sarolangun mengatakan bahwa layanan kunjungan dan titipan ini sebagai bentuk apresiasi untuk WBP. 


“Kondisi bangunan fisik Lapas Sarolangun sedang dalam konstruksi namun sejauh ini tidak terjadi gangguan kamtib, semua aktivitas pembinaan berjalan normal. Kami tentu mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga binaan yang telah ikut berpartisipasi menjaga situasi Kamtib tetap kondusif dan layanan kunjungan hari ini sebagai bonus dan kado natal untuk mereka semua” pungkas Irwan.









Meski Libur Natal Lapas Sarolangun Tetap Buka Layanan Kunjungan, Kalapas : Kado Natal Untuk WBP Kami

Sarolangun - Jajaran Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun hari ini (23/12), hari ini menggelar Apel Siaga, Tes Urine terhadap Petugas & WBP serta razia penggeledahan kamar hunian warga binaan hal ini merupakan bentuk komitmen kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi Perayaan Natal Tahun 2022 dan Menyambut Tahun Baru 2023, kegiatan ini mengambil tempat di Lapangan serbaguna Lapas.

Kalapas Sarolangun dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan apel ini sejalan dengan arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi yang berpedoman pada instruksi Sekretaris Jenderal Kemenkumham. 


"Kondisi fisik bangunan kita belum normal sepenuhnya. untuk itu saya instruksikan kepada seluruh petugas untuk tetap siaga dan standby ditempat serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan selama gelaran Nataru ini. karena kita akan membuka layanan kunjungan bagi Warga Binaan pada saat hari raya Natal nanti. maka kami instruksikan seluruh petugas untuk saling bersinergi dalam pelaksanaan layanan kunjungan nantinya," ungkap Irwan.


Setelah memberikan arahan, Kalapas juga turun ke barisan peserta apel untuk melakukan pengecekan kehadiran petugas secara terinci, kemudian memilih 10 orang petugas secara acak untuk di dilakukan tes urine disamping itu tidak ketinggalan juga dilakukan tes urine terhadap beberapa orang warga binaan secara acak.


Setelah itu Kalapas melalui Kepala KPLP dan jajaran Kamtib bergerak ke blok hunian WBP untuk melakukan sidak dan razia dengan melakukan pengeledahan kamar hunian warga binaan secara random. petugas tidak menemukan barang-barang terlarang dikamar hunian WBP. 











Waspada Jelang Natal 2022 dan Pergantian Tahun Baru 2023, Kalapas Sarolangun dan Jajaran Gelar Apel Siaga

Langganan Berita via Email