Sarolangun - 31 orang pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun yang merupakan unit pelaksana teknis di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi hari ini (18/5) mengikuti kegiatan apel penyematan tanda pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan penyerahan penghargaan kepada pegawai teladan yang dilaksanakan di Gazebo.


Apel dipimpin langsung oleh Kalapas Irwan diikuti oleh pejabat pengawas dan pelaksana, JFU dan JFT, serta 31 orang pegawai yang akan naik pangkat. Apel diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) dan dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat baru serta penyerahan surat keputusan oleh Kalapas kepada pegawai yang naik pangkat yang terdiri dari 1 orang ASN dari golongan III/a menjadi III/b, 1 orang ASN dari golongan II/d menjadi III/a dan 29 orang ASN dari golongan II/a menjadi II/b. Dalam kesempatan yang sama Kalapas juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Pegawai Teladan periode Maret - April 2022 atas nama Rahmat Hidayat dan Nazom Murio.


Dalam arahannya Kalapas mengucapkan selamat dan sukses atas kenaikan pangkatnya dan mengapresiasi petugas yang menerima piagam penghargaan sebagai pegawai teladan. Serta harapannya dengan kenaikan pangkat ini harus memicu semangat lebih baik lagi dalam bekerja sehingga tercapainya kinerja yang maksimal.


"Selamat kepada 31 orang pegawai Lapas Sarolangun yang hari ini telah naik pangkat setingkat lebih tinggi dari sebelumnya, semoga berkah dan bermanfaat untuk organisasi, masyarakata, bangsa dan negara, momentum ini dapat menjadi pemicu untuk memberikan kinerja yang lebih baik lagi untuk organisasi" tutur Kalapas.


"Disamping itu tadi kita juga menyaksikan penyerahan penghargaan terhadap Pegawai Teladan periode Maret dan April, ini akan terus berlanjut setiap bulannya. sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, loyalitas serta integritas terhadap pegawai yang berhasil meraih skor tertinggi dalam proses penilaian" ujar Irwan.


"Secara keseluruhan ada perubahan yang signifikan terhadap kedisiplinan petugas. budaya kerja yang sehat seperti ini tentu perlu kita pertahankan demi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat" tegas Irwan.


Acara dilanjutkan dengan ucapan selamat dari Kalapas dan seluruh hadirin kepada masing-masing pegawai dan foto bersama. Kegiatan berjalan dengan aman dan tertib.











Kalapas Sarolangun Lakukan Penyematan Tanda Pangkat dan Serahkan Penghargaan Kepada Pegawai Teladan


Sarolangun – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Irwan bersama Kepala Urusan Umum dan 3 orang staf hari ini (17/5) menghadiri kegiatan Promosi dan Diseminasi Hak Cipta dengan tema Optimalisasi Pengajuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta Dalam Rangka Perlindungan Hukum Atas Hak Cipta yang diselenggarakan oleh Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi bekerjasama dengan Dinas UMKM dan Koperasi serta Dinas Pendidikan kabupaten Sarolangun, kegiatan ini dilangsungkan di Aula Hotel Golden Sarolangun.


Peserta kegiatan ini adalah para kepala dinas, lembaga adat, tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi, para pelaku UKM, pegiat seni, Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Sarolangun Hilallatil Badri hadir juga Kepala Kantor Wilayah Tholib dengan didampingi oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Toman Pasaribu, serta beberapa Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas.


Kakanwil Kemenkumham Jambi Tholib dalam sambutannya mengatakan bahwa Hak Cipta adalah salah satu bagian dari Kekayaan Intelektual yang merupakan ruang lingkup objek dilindungi paling luas karena mencakup ilmu pengetahuan, seni dan sastra yang di dalamnya mencakup pula program komputer dan sebagainya.


"Perlindungan Hak Cipta menjadi sangat penting karena melalui perlindungan tersebut para pencipta bukan hanya terlindungi wujud karya ciptaannya, namun juga pencipta dapat memperoleh royaliti atau keuntungan materi atas ciptaannya yang telah digunakan oleh pihak lain," ujar Tholib


"Maka dari itu Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual telah mencanangkan di tahun 2022 sebagai Tahun Cipta dan sekaligus telah meluncurkan aplikasi persetujuan otomatis pencatatan Hak cipta dalam rangka percepatan pelayanan." Tegas Tholib


“Tujuan diadakannya Sosialisasi Promosi dan Diseminasi Hak Cipta ini adalah untuk peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat serta dukungan dari pemerintah daerah setempat terkait Pencegahan Pelanggaran Terhadap Hak Cipta.” ujar Tholib.


Lebih lanjut Kakanwil menyampaikan bahwa melalui kegiatan Promosi dan Diseminasi Hak Cipta ini perlindungan dan penegakan hukum adalah syarat mutlak bagi para inventor dalam berinovasi. Hal ini menjadi penting agar mereka mendapatkan rasa aman dengan adanya kepastian hukum yang melindungi hasil karya mereka.


Sementara itu Wakil Bupati Sarolangun dalam sambutannya mengatakan bahwa Hak Cipta ini merupakan hal baru bagi masyarakat Sarolangun namun sangat penting karena ada ratusan ribu karya yang diciptakan oleh masyarakat Sarolangun yang rentan diplagiat, diklaim dan disalahgunakan yang pada gilirannya merugikan pencipta karya tersebut.


Dikonfirmasi secara terpisah Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun mengatakan bahwa kegiatan Promosi dan Diseminasi Hak Cipta ini merupakan terobosan Kemenkumham dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat sehingga diharapkan mereka semakin bisa memahami bahwa betapa pentingnya melindungi hak cipta.

 

  



Maraknya Pelanggaran Hak Cipta, Kanwil Kemenkumham Jambi Laksanakan Sosialisasi Perlindungan Hak Cipta


SAROLANGUN – Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Sarolangun Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi mengikuti Sholat Idul Fitri 1443 H di Masjid At-Taubah Lapas Sarolangun. Pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang dihadiri Kalapas Sarolangun, Irwan dan petugas berlangsung lancar dan khidmat. Senin (02/05/2022).

 

Setelah melaksanakan Sholat Idul Fitri, acara di lanjutkan dengan melakukan tradisi saling maaf memaafkan yang dilakukan oleh Kalapas Sarolangun beserta Pejabat Sruktural dan pegawai Lapas Kelas IIB Sarolangun dan Warga Binaan Pemasyarakatan serta pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri secara simbolis kepada perwakilan Warga Binaan. Dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan tentang pemberian remisi oleh Staf Subsi Registrasi, dengan jumlah WBP penerima Remisi Khusus Idulf Fitri sebanyak 162 orang. Pemberian Remisi Khusus Idul Fitri merupakan salah satu puncak Resolusi Pemasyarakatan, yaitu pemberian hak Remisi kepada Narapidana. Untuk mendapatkan pengurangan masa hukuman (Remisi), Setiap Narapidana harus memenuhi Syarat Administratif dan Substantif.


Dalam sambutannya, Kalapas Sarolangun, Irwan menyampaikan harapannya kepada  Warga Binaan Pemasyarakatan yang masih menjalani sisa masa hukuman di Lapas Kelas IIB Sarolangun “Remisi ini di harapkan bisa menjadi stimulus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk tetap dapat berkelakuan baik dan berperan aktif dalam rangka program pembinaan yang di selenggarakan oleh Lapas Kelas IIB Sarolangun”. Ucap Irwan.


Pada penutupan Kalapas juga memberikan arahan tambahan "Dari total seluruh isi Lapas Sarolangun 274 yang dapat remisi sebanyak 162 orang, dimana dibagi kedalam Remisi Khusus 1 sebanyak 161 orang dan Remisi Khusus 2 sebanyak satu orang" ujar Kalapas.


"Pembagian Remisi Khusus kedalam 2 kategori yang dimaksud adalah untuk menerangkan bahwa 1 orang yang menerima Remisi Khusus 2 itu per hari ini selesai menjalani seluruh masa pidana, adapun yang belum mendapatkan remisi karena ada sebagian yang belum memenuhi syarat administrasi dan belum menjalani 6 bulan masa pidana" tutup Kalapas.


Setelah itu tepat pada pukul 8.45 WIB, mulailah dibuka layanan titipan barang makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dengan pengawasan dan pengamanan ketat oleh petugas piket, dimana setiap pengunjung diwajibkan mematuhi SOP yang telah ditetapkan agar layanan titipan barang makanan berjalan dengan tertib dan lancar.


Kalapas Sarolangun Irwan menuturkan bahwa Layanan Titipan Barang Makanan Lebaran Idul Fitri ini akan berlangsung 3 hari kedepan, dan mengingatkan kepada petugas piket lebaran yang sudah ditunjuk dan ditetapkan agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. (DOK/FOTO : HUMAS)








SHOLAT IDUL FITRI DAN PEMBERIAN REMISI KEPADA 162 WBP LAPAS SAROLANGUN

Sarolangun - 58 tahun sudah umur pemasyarakatan, selama hampir 6 dekade ikut mewarnai dan menapaki perjalanan panjang jalan bangsa ini, diusia terbilang sudah mapan ini banyak tinta emas yang telah ditoreh oleh pemasyarakatan dilembaran sejarah, bahkan pada 10 tahun terakhir diera kepemimpinan Menkumham Yasonna Laoly, wajah pemasyarakatan berubah secara signifikan serta mengalami loncatan secara dramatis.


Hal ini disampaikan oleh Menkumham Yasonna Laoly dalam sambutannya pada saat menjadi inspektur pada upacara peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-58 di Graha pengayoman hari ini (27/4), beliau mengapresiasi langkah konkret yang telah dilakukan oleh jajaran pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa terutama dalam hal mengartikulasi dan mengimplementasikan Hukum dan HAM dalam melakukan pembinaan kepada para narapidana secara terencana, terukur dan konsisten sehingga mampu merubah mindset seorang dari seorang pelaku kejahatan menjadi seorang yang terampil dan memiliki skill sehingga bisa menjadi manusia yang produktif secara ekonomi.



"Jajaran Pemasyarakatan adalah unit eselon I terbesar dalam Kementerian Hukum dan HAM dan memiliki warga binaan dalam jumlah yang sangat besar, ini merupakan kekuatan kerja yang sangat besar jika bisa didayagunakan dengan baik, namun bisa menjadi masalah serius jika mereka dibiarkan idle, untuk itu kita harus kreatif dalam menyusun program pembinaan bagi mereka sehingga mereka dapat mengikuti kegiatan kemandirian dengan baik, tentunya kerja sama dengan pihak ketiga harus dioptimalkan" ujar Yasonna.



Sementara itu Kalapas Sarolangun bersama seluruh petugas mengikuti kegiatan upacara HBP ke-58 ini secara daring di Aula Utama, dikonfirmasi setelah pelaksanaan upacara beliau mengatakan bahwa internal Lapas Sarolangun terus berkomitmen mewujudkan tujuan pemasyarakatan selaras dengan arahan Kemenkumham untuk mengoptimalkan bengkel kerja Lapas dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan kepada warga binaan.


"Beberapa minggu yang lalu kita telah melaksanakan kegiatan pembinaan keterampilan melalui pelatihan meubeler bersertifikat bekerjasama dengan Disnakertrans, jauh sebelumnya ada kegiatan pengelasan, pembuatan conn block sampai sekarang bengkel kerja kita masih terus melakukan produksi dan menerima pesanan dari pegawai maupun masyarakat umum" ujar Irwan.


"Ditengah banyaknya tantangan dan rintangan kami terus berikhtiar agar tetap konsisten melakukan pembinaan keterampilan bagi warga binaan secara berkesinambungan karena untuk merubah pola pikir pelaku kejahatan menjadi manusia produktif perlu kerja keras" ujar Irwan.

58 Tahun Usia Pemasyarakatan, Kalapas : Menjadikan Pelaku Kejahatan Menjadi Manusia Produktif Perlu Kerja Keras

Sarolangun - Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Kanwil Kemenkumham Jambi sore ini (26/4) mengundang anak yatim maupun piatu disekitar lingkungan Lapas untuk berbuka bersama, hal ini sebagai wujud rasa syukur menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-58 dan juga berbagi tali kasih kepada mereka yang kurang beruntung. 


Tasyakuran ini digelar secara terpusat oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) yang dimulai pukul 15.00 WIB secara daring via aplikasi zoom dan dapat disaksikan secara live streaming di youtube. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan seluruh Indonesia, kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Republik Indonesia Yasonna Laoly.



Dalam acara ini Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Sarolangun Irwan juga mengundang hadir Kepala Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Sarolangun Armi, bersama beberapa pegawai dan diundang hadir juga beberapa orang pegawai Puskesmas Kecamatan Sarolangun.



Setelah mengikuti rangkaian acara Tasyakuran secara daring hingga selesai Kalapas mengajak seluruh hadirin dan anak-anak yatim dan piatu berbuka bersama, ba'da magrib Kalapas ditemani Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) melaksanakan pemotongan tumpeng dihadapan seluruh hadirin dan tamu undangan.



Kalapas Sarolangun dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Tasyakuran ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur jajaran pemasyarakatan kepada yang maha kuasa atas segala nikmat telah dilimpahkan sehingga pelaksanaan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HBP ke-58 di Lapas Sarolangun dapat terlaksanakan dengan baik tanpa ada rintangan yang berarti, hingga pelaksanaan kegiatan puncak besok yakni upacara HBP ke-58. 



"Dalam acara ini kami juga mengundang anak-anak kita yatim-piatu untuk ikut bergembira bersama memeriahkan Tasyakuran HBP ke-58 ini, semoga hal ini bisa terus kami lakukan pada kesempatan yang lain" ujar Irwan.


Di penghujung acara Kalapas ditemani Kepala BSI Kanca Sarolangun menyerahkan santunan untuk anak-anak yatim-piatu dengan harapan mereka juga bisa merayakan Idul Fitri 1443 H yang beberapa hari lagi akan segera tiba.  





Tasyakuran HBP ke 58, Petugas Lapas Sarolangun Undang Bukber Anak Yatim dan Piatu

Sarolangun - Pegawai beserta anggota Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun mengadakan bakti sosial kepada masyarakat sekitar yang bertempat di Halaman Lapas Sarolangun, Kamis (21/4).


Kalapas Kelas IIB Irwan mengatakan bahwa bakti sosial ini merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-58 di Tahun 2022 ini. Pemberian bingkisan tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas Sarolangun, Irwan.


Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini tetap dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pemberian bingkisan juga dilaksanakan untuk membantu sesama ditengah pandemi Covid-19 yang masih melanda serta sekaligus menjadi ajang silaturahmi ditengah bulan Ramadhan 1443 Hijriah.


“Bakti sosial yang kami selenggarakan juga merupakan bentuk kepedulian Lapas Sarolangun terhadap warga di sekitar lapas, ada 60 paket yang dibagikan kepada yang berhak mendapatkannya,” ujar Irwan.


"Tidak banyak yang dapat kami bagi, namun demikian besar harapan kami semoga bantuan sembako ini dapat memberi manfaat bagi bapak ibu semuanya, kami mohon doa dari bapak ibu semua semoga kami petugas Lapas Sarolangun diberikan keberkahan umur dan dimudahkan rezeki sehingga bisa berbagi lagi dilain kesempatan" tutup Irwan. 


Sementara itu Yuliana selaku Ketua Pipas Lapas Sarolangun menambahkan bahwa Pipas sebagai paguyuban para istri Petugas Pemasyarakatan juga tidak mau ketinggalan dalam rangka menyemarakkan HBP Ke-58.


“Semoga apa kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi warga masyarakat di sekitar Lapas,”jelasnya menambahkan.


Kegiatan ini disambut antusias oleh warga masyarakat sekitar Lapas Sarolangun. “Terima kasih kepada Pegawai dan Pipas Lapas Sarolangun atas kepeduliaannya kepada kami semua dan hal sangat bermanfaat bagi kami apalagi sebentar lagi mendekati Idul Fitri 1443 H” ungkap salah seorang penerima paket sembako.








Peringati HBP, Lapas Sarolangun Laksanakan Bakti Sosial Kepada Masyarakat Sekitar

Sarolangun - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jambi hari Kamis (21/04) menggelar razia blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) hal ini dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-58 tahun 2022 dan menindaklanjuti Surat Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS1.UM.01.01-323 tanggal 22 Maret 2022, tentang: Panduan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58 Tahun 2022 serta untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, kegiatan ini dipimpin langsung Kalapas Sarolangun Irwan.


Untuk membantu backup pengamanan, kegiatan ini juga melibatkan 12 orang personel dari kepolisian Resort (Polres) Sarolangun yang dipimpin oleh mewakili Kapolres hadir Bantuan Kendali Operasi (BKO) IPDA Dwiyo Pranoto, Kapolsek Sarolangun IPTU Dwiyatno serta 5 orang dari Komando Rayon Militer (Koramil) 420-04/Sarolangun, kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB, yang diawali dengan apel gabungan personel Polri, TNI  dan Petugas Lapas Sarolangun.  



Kalapas Sarolangun Irwan tampil memimpin apel dalam arahannya kepada personel razia mengucapkan terima kasih atas bantuan personil dari Polres dan Koramil Sarolangun, "Razia gabungan merupakan kegiatan insidentil yang dilaksanakan dengan waktu dan hari tertentu saja untuk mensterilkan barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban Lapas," ujar Irwan. 



"Sengaja waktu razia kita laksanakan siang hari karena berbagai pertimbangan mengingat dalam suasana bulan Ramadhan, kalau dilaksanakan malam hari tentu mengganggu kegiatan ibadah taraweh serta menimbang sisi kemanusiaan juga, dalam pelaksanaan razia nanti kami minta kepada semua personel untuk bersikap santun, tidak arogan namun tetap tegas, semua petugas yang melewati pintu Portir wajib menitipkan alat komunikasi berupa telepon genggam agar pelaksanaan razia nanti benar-benar maksimal dan steril" terang Irwan. 



Bok yang menjadi target razia kali ini adalah blok Narkoba razia berlangsung aman dan tertib hingga kegiatan ini berakhir. dari hasil razia tidak ditemukan narkoba, namun petugas mengamankan beberapa barang terlarang seperti alat alat dari bahan jenis besi dan kaca, kabel listrik liar, mancis, batu dan lain-lain. 



"Alhamdulillah pada pelaksanaan razia gabungan kali ini tidak ditemukan Narkoba dari kamar hunian Warga Binaan, ini menunjukkan bahwa petugas dan warga binaan dipastikan tidak lagi bermain dengan benda terlarang yang bernama Narkoba, hal ini sesuai dengan instruksi direktur Jenderal Pemasyarakatan bahwa Lapas harus perang melawan peredaran gelap Narkoba" ujar Irwan. 














Polsuspas, Polri dan TNI laksanakan Razia Gabungan di Blok Hunian Lapas Sarolangun

Langganan Berita via Email