Sarolangun - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Ibnu Faizal turun ke blok hunian bersama kepala urusan umum dan kepala urusan kepegawaian dan keuangan serta beberapa anggota regu jaga. dengan membawa beberapa unit alat Jammer sebuah perangkat elektronik yang dirancang untuk mengganggu, memblokir, atau menekan sinyal komunikasi nirkabel (seperti GPS, GSM, WiFi, dan Bluetooth). Kamis (26/02).


Kalapas Sarolangun ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pemasangan Jammer ini adalah jawaban konkrit atas problematika yang selama ini jadi penyakit menahun dalam blok hunian di Lapas Sarolangun.



"Dalam hal razia blok hunian kita menjadi Lapas paling banyak melakukan penggeledahan itu ditandai dengan apresiasi dari Kakanwil Ditjenpas Jambi, namun razia semata tidaklah cukup karena itu hanya bersifat temporal bukan permanen. kondisi kekuatan petugas, overcrowded, dengan segala keterbatasan serta akal bulus oknum Warga Binaan selalu saja bisa mengakali situasi sehingga persoalan peredaran alat komunikasi seluler di blok hunian kembali lagi ke setelan pabrik," tegas Faizal.


Lebih lanjut Kalapas Faizal mengatakan akan mengawasi secara melekat baik melalui rekeman CCTV serta meminta laporan kepada komandan jaga secara realtime bahwa alat Jammer dalam kondisi menyala sepanjang waktu, disamping itu Kalapas juga mendorong pemanfaatan secara maksimal sarana komunikasi resmi wartelpas yang sudah tersedia di Lapas Sarolangun. 


Sementara itu Kasubag TU Hariyadi pada kesempatan terpisah menuturkan bahwa atas perintah dan instruksi Kalapas akan melakukan koordinasi dengan bidang keamanan dan evaluasi kinerja alat, serta melakukan langkah preventif terhadap segala cara oknum WBP atau petugas yang berusaha mengakali atau mencari-cari titik lemah alat Jammer tersebut.


"Setiap alat elektronik memiliki celah kelemahan. maka dari itu atas perintah Kalapas kami akan melakukan koordinasi dengan bagian pengamanan serta melakukan maintenance dan evaluasi secara berkala terhadap kinerja alat Jammer tersebut. Sehingga manfaatnya bisa maksimal," imbuh Ari.

Kalapas Sarolangun Kawal Jajaran Pasang Alat Pemblokir Sinyal Seluler di Blok Hunian WBP


Sarolangun - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Ibnu Faizal turun ke blok hunian bersama kepala urusan umum dan kepala urusan kepegawaian dan keuangan serta beberapa anggota regu jaga. dengan membawa beberapa unit alat Jammer sebuah perangkat elektronik yang dirancang untuk mengganggu, memblokir, atau menekan sinyal komunikasi nirkabel (seperti GPS, GSM, WiFi, dan Bluetooth). Kamis (26/02).


Kalapas Sarolangun ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pemasangan Jammer ini adalah jawaban konkrit atas problematika yang selama ini jadi penyakit menahun dalam blok hunian di Lapas Sarolangun.



"Dalam hal razia blok hunian kita menjadi Lapas paling banyak melakukan penggeledahan itu ditandai dengan apresiasi dari Kakanwil Ditjenpas Jambi, namun razia semata tidaklah cukup karena itu hanya bersifat temporal bukan permanen. kondisi kekuatan petugas, overcrowded, dengan segala keterbatasan serta akal bulus oknum Warga Binaan selalu saja bisa mengakali situasi sehingga persoalan peredaran alat komunikasi seluler di blok hunian kembali lagi ke setelan pabrik," tegas Faizal.


Lebih lanjut Kalapas Faizal mengatakan akan mengawasi secara melekat baik melalui rekeman CCTV serta meminta laporan kepada komandan jaga secara realtime bahwa alat Jammer dalam kondisi menyala sepanjang waktu, disamping itu Kalapas juga mendorong pemanfaatan secara maksimal sarana komunikasi resmi wartelpas yang sudah tersedia di Lapas Sarolangun. 


Sementara itu Kasubag TU Hariyadi pada kesempatan terpisah menuturkan bahwa atas perintah dan instruksi Kalapas akan melakukan koordinasi dengan bidang keamanan dan evaluasi kinerja alat, serta melakukan langkah preventif terhadap segala cara oknum WBP atau petugas yang berusaha mengakali atau mencari-cari titik lemah alat Jammer tersebut.


"Setiap alat elektronik memiliki celah kelemahan. maka dari itu atas perintah Kalapas kami akan melakukan koordinasi dengan bagian pengamanan serta melakukan maintenance dan evaluasi secara berkala terhadap kinerja alat Jammer tersebut. Sehingga manfaatnya bisa maksimal," imbuh Ari.

Langganan Berita via Email