Lapor   PPID  

Sarolangun - Beberapa Warga Binaan dibawah Pengawasan Staf Keamanan dan Ketertiban Lapas Sarolangun Gotong Royong menimbun jalan utama akses arah Lapas Sarolangun, nyaris sepanjang ±200 meter jalur utama tersebut berseliweran lubang-lubang sebesar kawah, bahkan beberapa lubang masuk dalam kategori membahayakan pengendara.

Warga Binaan sedang memuat sisa pecahan tembok bangunan ke Dump Truck
Agaknya kalau melihat kondisi jalan yang rusak parah ini pantas disematkan "Jalur Goyang Dangdut" buat pengendara, kalau siang hari jalur ini terbilang cukup ramai karena lalu lalang masyarakat yang melintas baik menggunakan sepeda motor atau mobil, tidak bermaksud berlebihan karena ada beberapa objek vital yang akses menujunya melalui jalan tersebut, seperti SD IT Al-Kahfi, SD Negeri No. 209, Lapas Kelas IIB Sarolangun, Gereja HKBP, Gereja Pantekosta, Gereja Katolik, serta pemukiman penduduk RT. 22 Kelurahan Aur Gading Kabupaten Sarolangun.

Warga Binaan sedang meratakan timbunan dengan peralatan manual
Inisiatif penimbunan jalan berlubang ini muncul karena sisa-sisa pecahan tembok renovasi Masjid Lapas Sarolangun lumayan banyak, agar bermanfaat maka dijadikan material untuk timbunan lubang-lubang jalan yang berseliweran disepanjang jalur akses ke Lapas Sarolangun, jika siang hari mungkin tidak begitu membahayakan karena posisi lubang-lubang besar yang menganga tampak jelas, yang dikhawatirkan pas pada malam hari jalur ini gelap rentan terjadi kecelakaan.

Material yang dijadikan timbunan dimuat dan diangkut dari Lapas menggunakan Dump Truck kemudian ditumpahkan pada titik-titik jalan yang berlubang cukup parah selanjutnya diratakan dengan peralatan seadanya oleh Warga Binaan Lapas Sarolangun.

Warga Binaan sedang menghancurkan timbunan jalanan agar merata
Kalapas Sarolangun Irwan berharap agar masyarakat serta perangkat desa setempat bisa saling bahu-membahu untuk memperbaiki jalan umum tersebut, agar bisa dinikmati bersama-sama, "ini jalan adalah akses utama kita terutama masyarakat RT. 22, mari kita sama-sama semampunya memperbaiki dan menutup lubang-lubang jalan ini, kita juga menghimbau untuk perangkat desa yang memiliki kewenangan dan koneksi ke pemerintah daerah agar bisa mengusulkan perbaikan jalan ini" ujar Irwan.

Jalur Utama Akses ke Pemukiman Penduduk dan Lapas Sarolangun Rusak Parah, WBP Goro Timbun Sebisanya


Sarolangun - Beberapa Warga Binaan dibawah Pengawasan Staf Keamanan dan Ketertiban Lapas Sarolangun Gotong Royong menimbun jalan utama akses arah Lapas Sarolangun, nyaris sepanjang ±200 meter jalur utama tersebut berseliweran lubang-lubang sebesar kawah, bahkan beberapa lubang masuk dalam kategori membahayakan pengendara.

Warga Binaan sedang memuat sisa pecahan tembok bangunan ke Dump Truck
Agaknya kalau melihat kondisi jalan yang rusak parah ini pantas disematkan "Jalur Goyang Dangdut" buat pengendara, kalau siang hari jalur ini terbilang cukup ramai karena lalu lalang masyarakat yang melintas baik menggunakan sepeda motor atau mobil, tidak bermaksud berlebihan karena ada beberapa objek vital yang akses menujunya melalui jalan tersebut, seperti SD IT Al-Kahfi, SD Negeri No. 209, Lapas Kelas IIB Sarolangun, Gereja HKBP, Gereja Pantekosta, Gereja Katolik, serta pemukiman penduduk RT. 22 Kelurahan Aur Gading Kabupaten Sarolangun.

Warga Binaan sedang meratakan timbunan dengan peralatan manual
Inisiatif penimbunan jalan berlubang ini muncul karena sisa-sisa pecahan tembok renovasi Masjid Lapas Sarolangun lumayan banyak, agar bermanfaat maka dijadikan material untuk timbunan lubang-lubang jalan yang berseliweran disepanjang jalur akses ke Lapas Sarolangun, jika siang hari mungkin tidak begitu membahayakan karena posisi lubang-lubang besar yang menganga tampak jelas, yang dikhawatirkan pas pada malam hari jalur ini gelap rentan terjadi kecelakaan.

Material yang dijadikan timbunan dimuat dan diangkut dari Lapas menggunakan Dump Truck kemudian ditumpahkan pada titik-titik jalan yang berlubang cukup parah selanjutnya diratakan dengan peralatan seadanya oleh Warga Binaan Lapas Sarolangun.

Warga Binaan sedang menghancurkan timbunan jalanan agar merata
Kalapas Sarolangun Irwan berharap agar masyarakat serta perangkat desa setempat bisa saling bahu-membahu untuk memperbaiki jalan umum tersebut, agar bisa dinikmati bersama-sama, "ini jalan adalah akses utama kita terutama masyarakat RT. 22, mari kita sama-sama semampunya memperbaiki dan menutup lubang-lubang jalan ini, kita juga menghimbau untuk perangkat desa yang memiliki kewenangan dan koneksi ke pemerintah daerah agar bisa mengusulkan perbaikan jalan ini" ujar Irwan.

Langganan Berita via Email