SarolangunJajaran Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun gelar Apel pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap) Tahun 2026 dilapangan serbaguna, Sabtu (11/4). Pekan Olahraga ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Kegiatan ini dibuka ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh seluruh jajaran petugas. 


Porsenap kali ini mengusung tema Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima yang diikuti oleh petugas, peserta magang serta Warga Binaan dengan penuh antusias. Pekan Olahraga ini bakal mempertandingkan setidaknya tujuh cabang olahraga, yaitu Futsal, Tenis Meja, Volley Ball, Tenis Lapangan, Badminton, E-sport dan Domino, sebagai upaya meningkatkan kesehatan jasmani sekaligus mempererat hubungan harmonis antara petugas dan Warga Binaan.


Kepala Lapas Sarolangun, Ibnu Faizal, menyampaikan bahwa pekan olahraga ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan jasmani dan mental bagi Warga Binaan.


“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat sportifitas, kebersamaan, serta mempererat hubungan harmonis antara petugas dan Warga Binaan,” ujarnya.


Lebih lanjut Kalapas mengatakan bahwa dengan dibukanya Porsenap ini, peringatan HBP akan makin meriah dengan keterlibatan narapidana karena mereka juga bagian dari Pemasyarakatan.


Kepala Subbagian Tata Usaha yang juga ketua panitia kegiatan, Hariyadi, menambahkan bahwa seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan secara matang agar berjalan lancar.


“Kami telah melakukan persiapan mulai dari teknis pelaksanaan hingga pengamanan kegiatan. Harapan kami, seluruh pertandingan dapat berlangsung sportif dan memberikan manfaat positif bagi Warga Binaan maupun petugas,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Jonerwan selaku koordinator lapangan, menambahkan kegiatan ini juga memiliki nilai pembinaan. “Kegiatan ini tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan sosial bagi Warga Binaan agar tetap produktif dan menjaga kebugaran selama menjalani masa pidana,” jelasnya.

Jajaran Petugas Lapas Sarolangun Laksanakan Pekan Oleh Raga Narapidana, 7 Cabor di Pertandingkan

SarolangunJajaran Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun gelar Apel pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap) Tahun 2026 dilapangan serbaguna, Sabtu (11/4). Pekan Olahraga ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Kegiatan ini dibuka ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh seluruh jajaran petugas. 


Porsenap kali ini mengusung tema Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima yang diikuti oleh petugas, peserta magang serta Warga Binaan dengan penuh antusias. Pekan Olahraga ini bakal mempertandingkan setidaknya tujuh cabang olahraga, yaitu Futsal, Tenis Meja, Volley Ball, Tenis Lapangan, Badminton, E-sport dan Domino, sebagai upaya meningkatkan kesehatan jasmani sekaligus mempererat hubungan harmonis antara petugas dan Warga Binaan.


Kepala Lapas Sarolangun, Ibnu Faizal, menyampaikan bahwa pekan olahraga ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan jasmani dan mental bagi Warga Binaan.


“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat sportifitas, kebersamaan, serta mempererat hubungan harmonis antara petugas dan Warga Binaan,” ujarnya.


Lebih lanjut Kalapas mengatakan bahwa dengan dibukanya Porsenap ini, peringatan HBP akan makin meriah dengan keterlibatan narapidana karena mereka juga bagian dari Pemasyarakatan.


Kepala Subbagian Tata Usaha yang juga ketua panitia kegiatan, Hariyadi, menambahkan bahwa seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan secara matang agar berjalan lancar.


“Kami telah melakukan persiapan mulai dari teknis pelaksanaan hingga pengamanan kegiatan. Harapan kami, seluruh pertandingan dapat berlangsung sportif dan memberikan manfaat positif bagi Warga Binaan maupun petugas,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Jonerwan selaku koordinator lapangan, menambahkan kegiatan ini juga memiliki nilai pembinaan. “Kegiatan ini tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan sosial bagi Warga Binaan agar tetap produktif dan menjaga kebugaran selama menjalani masa pidana,” jelasnya.

Langganan Berita via Email