Lapas Sarolangun, Kegiatan rutin pembinaan kepribadian bagi petugas dan Warga Binaan Lapas Kelas III Sarolangun tiap kamis malam yang diawali dengan sholat maghrib berjamaah, pembacaan Surah yaasin, do'a bersama serta dilanjutkan dengan sholat isya secara berjamaah (Kamis/25/10/2018).
Kegiatan Ibadah Magrib, Yasinan dan Shalat Isya Lapas Sarolangun
Kegiatan Ibadah rutin  Kamis malam; Magrib, Yasinan dan Shalat Isya Lapas Sarolangun
Kegiatan dipimpin langsung oleh jajaran Pembinaan dan Kamtib, berjalan lancar, aman,  dan tertib. Kondisi Lapas dalam keadaan kondusif. Demikian dan terimakasih ( Humas Lapas Sarolangun )

Kegiatan rutin pembinaan kepribadian bagi petugas dan Warga Binaan Lapas Kelas III Sarolangun


Lapas Sarolangun - Untuk pengembangan budidaya perikanan baru-baru ini Lapas Sarolangun mendapat bantuan 2000 ekor benih ikan nila dari Dinas Perikanan Kabupaten Sarolangun, benih ikan ini dijemput oleh Staff TU menggunakan mobil Panther milik Lapas Sarolangun (25/10/2018).


Sebelumnya benih ikan juga pernah diberikan oleh dinas perikanan, hanya saja benih ikan yang diberikan jenisnya berbeda, kalau sebelumnya benih ikan patin, sekarang benih ikan nila, yang mana kedua jenis ikan ini sama-sama memiliki ketahanan hidup yang kuat terutama di kondisi air kolam tergenang panas dan berlumut.

Sesampainya bibit ikan di Lapas Sarolangun, Kalapas ditemani Kasubsi Pembinaan dan beberapa WBP asimilasi melakukan penebaran benih ikan di kolam permanen milik Lapas Sarolangun yang berjarak beberapa meter dari rumah dinas pegawai Lapas Sarolangun.

Lapas Sarolangun dapat bantuan 2000 ekor benih ikan nila dari dinas perikanan kabupaten Sarolangun

LAPAS SAROLANGUN, Kepala Lapas Kelas III Sarolangun, Irwan, A.Md.IP.,S.H.,M.H menerima bantuan satu set perlengkapan lapangan tenis meja yang diberikan oleh Bank Syariah Mandiri yang berlokasi di Gedung 1 UPT Lapas Kelas III Sarolangun.

Lapangan tersebut sudah resmi diserahkan kepada Kepala Lapas Kelas III Sarolangun, Irwan, A.Md.IP.,S.H.,M.H, Jum'at (20/10/2018)

Penyerahan satu set lapangan tenis meja itu ditandai dengan penandatanganan dan foto bersama. Nantinya lapangan tersebut akan digunakan pada event Hari Dharma Karyadhika 2018. 



Lapas Sarolangun terima bantuan Lapangan Tenis Meja dari Bank Syariah Mandiri KCP Sarolangun

Kasubsi Kamtib, Staff dan anggota jaga setelah melakukan rahazia
Lapas Sarolangun - Keamanan dan ketertiban merupakan hal yang sangat penting di Lembaga Pemasyarakatan, sama pentingnya dengan kegiatan Pembinaan, jika pembinaan tanpa diiringi rasa aman dan tertib juga dianggap gagal sebuah proses pemasyarakatan, begitupun juga sebaliknya.

Potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Lembaga Pemasyarakatan sudah pasti ada, kita sudah sering mendengar headline berita yang menyorot tentang kerusuhan di Lapas, bahkan terkadang tidak jarang sering jatuh korban jiwa baik dipihak petugas penjagaan atau Warga Binaan.

Dalam upaya pencegahan dini terjadinya gangguan Keamanan dan Ketertiban di Lapas Sarolangun, Kasubsi Kamtib bersama Staf dan Anggota Jaga melakukan tindakan preventif yakni dengan melakukan rahazia rutin setiap minggunya terhadap kamar hunian WBP.

Kasubsi Kamtib Lapas Sarolangun Hidayat, S.Sy ketika diminta komentarnya menjelaskan bahwa tindakan preventif yang dilakukan ini bukan untuk mengusik ketenangan Warga Binaan akan tetapi ini demi kenyamanan dan ketertiban Warga Binaan itu sendiri.
Kasubsi Kamtib ikut turun tangan dalam kegiatan rahazia
Kasubsi Kamtib ikut turun tangan dalam kegiatan rahazia
"Sejauh ini warga binaan bersikap koperatif ketika diminta untuk menyerahkan barang-barang yang dilarang di Lapas", tegasnya.

Dalam melakukan rahazia rutin Kasubsi Kamtib memerintahkan kepada Staff dan anggota jaga untuk menggeledah secara menyeluruh dan mendetail, "ini warga binaan terkadang menyembunyikan barang-barang terlarang ditempat-tempat yang tidak lazim, seperti di Lubang Toilet, disela-sela kasur", tambahnya.

Bila didapati warga binaan yang tidak koperatif dalam kegiatan rahazia, maka Kasubsi Kamtib tidak segan-segan mengambil tindakan tegas tanpa pandang bulu. "Penghuni blok Lapas kita ada ratusan orang, kita juga mencegah pencurian arus oleh warga binaan, karena ini sangat membahayakan bagi keselamatan dirinya dan orang lain" pungkas Kasubsi Kamtib.
Penggeledahan WBP oleh petugas Lapas Sarolangun
Penggeledahan WBP oleh petugas
"Kita perintahkan agar Pengamanan dan Penggeledahan di P2U diperketat, dan juga kepada para petugas diminta untuk kontrol keliling secara rutin ke kamar hunian WBP", tutupnya menyudahi pembicaraan.

Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban, Kasubsi Kamtib lakukan rahazia rutin kamar WBP

Lapas Sarolangun – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sarolangun mengadakan kegiatan tatap muka antara Warga Binaan dengan Kalapas, Irwan, A.Md.I.P., S.H.,M.H. didampingi seluruh pejabat Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sarolangun, Rabu (18/10). Acara ini berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan. 

Pada kesempatan itu, Kalapas menyampaikan tentang hak-hak dan kewajiban bagi Warga Binaan. Rasa senang terpancar dari raut wajah mereka ketika mendengar hak dan keamanan mereka terjamin selama berada di dalam Lapas. Kalapas juga menyampaikan tentang bagaimana cara dan syarat yang perlu dilakukan oleh Warga Binaan untuk mendapat hak khusus, seperti izin keluar Lapas. Usai memberikan arahan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. 
Suasana Tatap Muka antara WBP dan Pejabat Lapas Sarolangun
Suasana Tatap Muka antara WBP dan Pejabat Lapas Sarolangun
Tidak hanya dari pihak petugas, Warga Binaan pun menunjukkan antusiasnya dengan memberikan sejumlah pertanyaan yang dapat dijawab langsung oleh Kalapas dan juga pejabat lainnya yang berhubungan langsung dengan permasalahan yang mereka hadapi. Pertemuan ini menjadi kesempatan mereka untuk menyampaikan permasalahan serta bagaimana mendapatkan solusi bagi masalah mereka. Kalapas menghimbau kepada seluruh WBP, agar mereka menanyakan sesuatu langsung kepada petugas yang bersangkutan. “Jika ingin tahu masalah pembinaan, PB, CB langsung coba tanya sama bagian Pembinaan", ujarnya.

"Kalau mau tahu soal ekspirasi, remisi, tanyakan bagian AO. Kalau ada masalah keamanan tanyakan bagian Kamtib.” tambah Kalapas, beliau juga mengatakan agar warga binaan tidak menanyakan sesuatu dengan petugas yang bukan pada tempatnya. misalanya bertanya soal remisi pada petugas blok, karena dikhawatirkan akan terjadi misspersepsi. Disamping itu, dalam acara ini disampaikan juga mengenai penggunaan sarana olahraga agar dapat dibuat jadwal perkamar sehingga tidak hanya itu itu saja WBP yang dapat memanfaatkannya. Kebersihan kamar pun tidak luput. Dalam hal ini, Kasubsi Kamtib, Hidayat,S.Sy menambahkan bahwa kebersihan kamar adalah tanggung jawab bersama penghuni kamar, bukan hanya ketua kamar. Manfaatkan waktu rekreasi dan olah raga WBP untuk mengeluarkan dan menjemur pakaian, "Pakaian kotor, coba disimpan dalam box agar tidak berantakan" ujar Kasubsi Kamtib. 

Jalin Hubungan Kekeluargaan dengan Warga Binaan, Kalapas Adakan Kegiatan Tatap Muka

Sarolangun, lapassarolangun.com - Kalapas Sarolangun beserta para pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Polres Sarolangun menghadiri sosialisasi pencegahan dan penegakan pemberantasan pungutan liar (pungli), dalam upaya untuk lebih meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga pelanggaran hukum terkait kasus tersebut dapat dihilangkan yang digelar pada, Selasa (16/10/2018) di Gedung Aula Polres Sarolangun.

FOTO : Dokumentasi diskusi terkait Pungli yang di ajukan pertanyaan oleh Kalapas Sarolangun

Sosialisasi itu digelar oleh Tim Pokja Pencegahan UPP Provinsi Jambi Kab.Sarolangun untuk lebih menekan pelayanan kepada masyarakat untuk tidak menerima 'upah' dari warga yang hendak menerima pelayanan dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ainul Irfan II Inspektorat Provinsi Jambi mengatakan, praktek pungli merupakan salah satu praktek terkecil dari korupsi yang memang harus dihilangkan sejak dini, karena hal itu menjadi preseden buruk bagi cerminan tata kelola pemerintahan yang baik.

Saat ini, ada 2 macam praktek korupsi, yakni korupsi karena kebutuhan yang biasanya nominalnya kecil yang didasari alasan ekonomis. Yang kedua adalah, korupsi karena keserakahan yang biasanya dilakukan secara sistematis dan melibatkan banyak pihak sehingga ujung warga dirugikan.

Oleh sebab itu, dengan adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli merupakan salah satu langkah khusus dalam memberantas pungutan liar dengan alasan karena telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Untuk itu, perlu pemberantasan secara tegas, terpadu, efisien dan efektif serta mampu menciptakan efek jera buat para pelaku pungli dan masyarakat puas atas pelayanan,” kata AKBP S. Sihotang, SE.

Editor :Tim Redaksi

Kalapas Sarolangun hadiri Sosialisasi Pencegahan Pungli di Gedung Aula Polres Sarolangun


WBP Lapas Sarolangun mendengarkan Tausiyah
Dakwah merupakan proses penyelenggaraan suatu usaha atau aktivitas yang diselenggarakan dalam rangka mengajar seseorang untuk dan menaati perintah allah swt.

Lembaga permasyarakatan merupakan muara dari proses peradilan di Indonesia (justice sistem) dimana disinalah orang – orang dengan berbagai macam latar belakang masalah ditempatkan, maka peran lembaga permasyarakatan salah satunya ialah untuk memberikan pembimbingan spiritual sesuai dengan apa yang telah diamanatkan oleh undang – undang no 12 tahun 1995 tentang permasyarakatan, untuk memberikan pembimbingan spiritual,

WBP Lapas Sarolangun mendengarkan Tausiyah

Seperti yang dilakukan pada senin 08/10/2018 Lembaga Permasyarakatan Sarolangun rutin mengadakan pembimbingan spiritual berupa ceramah serta tausiah yang disampaikan oleh ustadz Nurdin yang juga merupakan guru Ngaji di masjid As Sulton kabupaten Sarolangun, program ini telah menjadi rutinitas mingguan yang dilaksanakan pada setiap senin pagi.

Selama kurang lebih 1 jam setengah mereka mendengarkan ceramah serta diakhir acara tidak lupa ditutup dengan acara doa serta dzikir bersama, program semacam ini diharapkan mampu merubah karakter serta tindakan – tindakan negatif mereka selama menjalani masa pidana yang kemudian bisa menjadi bekal mereka untuk kedepan saat setelah selesai menjalani masa pidana.

Kegiatan Dakwah untuk Pembinaan Spiritual Warga Binaan Lapas Sarolangun


Kodim 0420/Sarko Letnan Kolonel Kav Rohyat Happy Ariyanto dan Wakil Bupati Sarolangun H.Hilalatil Badri melepas peserta fun bike dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 TNI yang digelar Kodim 0420/Sarko Minggu (14/10).

Sarolangun - Kalapas Sarolangun beserta unsur Forkopimda meriahkan sepeda santai atau fun bike dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 TNI dengan menempuh jarak kurang lebih 10 kilometer dengan star dan finish di lapangan sriwijaya.

Fun bike dilepas langsung Kodim 0420/Sarko Letnan Kolonel Kav Rohyat Happy Ariyanto didampingi Wakil Bupati Sarolangun H.Hilalatil Badri.


Adapun peserta fun bike bukan hanya dari TNI dan POLRI tapi juga masyarakat umum. Itu dibuktikan dengan banyaknya peserta yang ikut fun bike.

Dalam kegiatan itu Kodim 0420/Sarko juga menyediakan berbagai doorprize. Pada kesempatan yang sama persit Kodim 0420/Sarko dan jajaran bersama bhayangkari melaksanakan senam bersama. (Kontributor: Firman Wana Lingga)

Kalapas Sarolangun hadiri "fun bike" meriahkan HUT TNI KE-73

Kasubsi Kamtib Lapas Sarolangun memimpin Apel Tamping pekerja
Lapas Sarolangun - Untuk mendukung tercapainya program Pembinaan maka perlu dibentuk sikap disiplin pada masing-masing pribadi warga binaan dilembaga pemasyarakatan.
Hidayat, S.Sy selaku Kasubsi Kamtib bertanggung jawab kepada Kalapas terhadap Keamanan dan Ketertiban Lapas Sarolangun menekankan perlunya membentuk perlilaku Disiplin terhadap Pegawai maupun warga binaan Lapas Sarolangun.

Disiplin bagi Pegawai Pemasyarakatan sudah tentu menjadi hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi karena ini menyangkut keamanan negara secara umum, dan keamanan masyarakat Sarolangun tentunya.

Salah satu langkah jitu yang dijalankan oleh Kasubsi Kamtib untuk membentuk perilaku Disiplin Warga Binaan adalah melakukan Apel Tamping disetiap paginya, dimana WBP masing-masing Tamping akan dibariskan, diabsen dan diberi arahan. 

Setiap pagi akan didapati tamping-tamping  pekerja berjejer rapi baris dilapangan dalam Lapas Sarolangun, Kasubsi Kamtib mengatakan "jika hal ini konsisten dilaksanakan, maka dalam jangka panjang perlahan tapi pasti akan memberi dampak bagi perilaku disiplin Warga Binaan Lapas Sarolangun" ujarnya.

"Jika perlaku disiplin ini sudah menjadi kebiasaan maka tujuan proses pemasyarakatan bagi warga binaan akan berjalan sebagaimana mestinya" lanjutnya menutup pembicaraan.



Bentuk perilaku Disiplin terhadap WBP ini yang dilakukan Kasubsi Kamtib

Lapas Sarolangun - 30 orang pegawai lapas Sarolangun mengikuti kegiatan Sosialisasi dari salah satu lembaga keuangan di kabupaten Sarolangun, Kegiatan sosialisasi ini melibatkan 4 orang pembicara dari lembaga keuangan tersebut.

Dalam acara sosialisasi tersebut pembicara dari lembaga keuangan memaparkan secara detail segala prosedur mengenai pembiayaan dari lembaga keuangan bagi pegawai lapas sarolangun.

Lili salah satu pembicara mengatakan bahwa Lembaga keuangan sekarang bukanlah lembaga yang duduk diam tetapi harus turba kejar bola kelapangan demi mempermudah nasabah dalam memperoleh pembiayaan.

Kalapas Sarolangun Irwan, Amd.IP,.SH.MH dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Sosialisasi ini sangat membantu bagi pegawai Lapas Sarolangun untuk pembiayaan bagi pegawai yang membutuhkan.

Pegawai Lapas Sarolangun ikuti kegiatan sosialisasi lembaga keuangan

Langganan Berita via Email