Sarolangun - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Sarolangun dan jajaran serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) melakukan upacara dan ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Bhakti di desa Panti kecamatan Sarolangun, Jum'at (12/8) hal ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke 77 tahun  2022  yang jatuh pada tanggal 19 Agustus 2022. 

Kegiatan ini dimulai sekira jam 07.45 WIB, Kalapas, Pejabat dan Staf dan Ibu-ibu Dharma Wanita sudah hadir dan berkumpul di lapangan area TMP jam 08.00 WIB, prosesi diawali dengan Upacara penghormatan kepada para pahlawan yang  dipimpin oleh Kalapas Sarolangun Irwan  selaku Inspektur upacara. Usai melakukan upacara, seluruh pejabat dan peserta upacara langsung menuju makam untuk melakukan tabur bunga di beberapa makam pahlawan.


Kalapas Sarolangun dalam arahan pada saat memimpin upacara ziarah mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan, mempertahankan serta mengisi kemerdekaan Indonesia. 


“kita hadir disini untuk mengikuti rangkaian upacara dan ziarah tabur bunga di makam pahlawan. dengan tujuan untuk selalu mengingat dan mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa serta mengirimkan doa kepada para bunga bangsa, maka kami ingatkan kepada seluruh peserta untuk menjaga adab dan etika selama berziarah,” kata Irwan. 


“Area makam sudah kita bersihkan dan rumput-rumput liar sudah kita cukur rindang sehari sebelumnya, sehingga para peziarah dapat dengan nyaman melakukan ziarah” ungkap Irwan. 


“Yang terpenting esensi dari kegiatan yang kita laksanakan ini adalah bahwa udara segar kemerdekaan yang kita hirup sekarang ini adalah buah dari pengorbanan air mata, darah dan nyawa para pahlawan terdahulu, sudah sepatutnya kita terus mengingat dan mengenangnya serta mewariskan semangat perjuangannya kepada para generasi muda bangsa dari waktu ke waktu” ujar Irwan. 









Keluarga Besar Lapas Sarolangun Adakan Upacara Tabur Bunga Di TMP Satria Bhakti


JAMBI
– Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang memiliki ruang lingkup pekerjaan dalam bidang hukum, hak asasi manusia, dan keamanan melaksanakan Kunjungan Kerja Reses dalam Masa Persidangan V Tahun 2021-2022 ke Provinsi Jambi pada hari ini.

Disambut baik oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi di VIP Room Bandara Sultan Thaha Jambi (11/8), mulai dari Gubernur Jambi Al-Haris, Walikota Jambi Fasha, Kapolda Jambi A. Rachmad Wibowo, Danrem 042/Gapu Jambi Supriono, Kepala BNNP Jambi Brigjen. Pol. Wisnu Handoko, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi Tholib, dan lainnya.


Langsung mengambil tempat di BW Luxury Hotel Jambi tempat dilaksanakannya Rapat Reses Komisi III DPR RI dalam Masa Persidangan V Tahun 2021-2022, Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi (Kanwil Kemenkumham Jambi) bersama dengan 3 (tiga) lingkungan peradilan di Wilayah Jambi yakni Pengadilan Tinggi Jambi, Pengadilan Tinggi Agama Jambi, dan Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi hadir secara bersama-sama.


Tim Komisi III DPR RI yang diketuai oleh Pangeran Khairul Saleh selaku Wakil Ketua Komisi III DPR RI bersama dengan beberapa anggota lainnya melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Jambi dalam rangka menjalankan salah satu fungsi DPR RI yakni fungsi pengawasan. Adapun hal-hal yang dibahas dalam rapat reses kali ini yakni untuk mendapatkan data dan informasi terkait dengan pelaksanaan tugas pokok, fungsi, dan kewenangan dari sistem penegakan hukum yang sudah berjalan di Provinsi Jambi.


Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi Tholib dengan didampingi Para Kepala Divisi, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dalam Kota Jambi memaparkan berbagai hal kepada Tim Komisi III DPR RI terkait tugas dan fungsi Kemenkumham yang sudah berjalan di Provinsi Jambi hingga detik ini. Mulai dari sisi anggaran seperti: realisasi anggaran tahun 2022, program prioritas, target PNBP tahun 2022 yang direncanakan serta berbagai kebutuhan anggaran yang masih diperlukan untuk menunjang tugas dan fungsi Kanwil Kemenkumham Jambi.


Selain itu, dari sisi pengawasan Tholib juga menyampaikan mengenai kondisi aktual di berbagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Provinsi Jambi, penyampaian data terbaru terkait kondisi fisik bangunan serta data penghuni lapas dan rutan, serta fungsi keimigrasian dalam pengawasan orang asing yang ada di Provinsi Jambi. 


Selanjutnya, 3 (tiga) instansi peradilan di Wilayah Jambi secara bergantian menyampaikan paparannya masing-masing di hadapan Tim Komisi III DPR RI. Dimulai dari pemaparan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jambi Dr. Andriani Nurdin, kemudian paparan dilanjutkan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi Drs. H. Ibrahim Kardi, dan terakhir pemaparan dilanjutkan oleh Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi Aning Widi Rahayu, S.H..


Keempat mitra kerja Komisi III DPR RI masing-masing menyampaikan realita dan fakta yang terjadi di lapangan (rencana strategis, target, hasil, dan kendala) kepada tim Komisi III DPR RI. Harapannya, melalui rapat kerja ini dapat menjadi evaluasi kinerja di bidang hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Sehingga dapat menjadi catatan dan panduan bagi Komisi III DPR RI dalam pengambilan kebijakan ke depannya, terutama untuk melakukan peningkatan efektifitas sistem hukum, hak asasi manusia, dan keamanan di Indonesia. (Red/Foto: JA/YE,RAW,FZ)














Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI di Provinsi Jambi Dalam Masa Persidangan V Tahun 2021-2022

Sarolangun - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun dan seluruh petugas hari ini Jum'at (5/8) melaksanakan acara Tasyakuran bersama Dharma Wanita dan anak-anak Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah, hal ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemenenterian Hukum dan HAM ke-77, Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah serta sebagai bentuk rasa syukur kepada yang kuasa karena proses pembangunan tembok dan menara atas Lapas Sarolangun telah dimulai pengerjaannya.


Kalapas Sarolangun dalam sambutannya berharap apa yang menjadi cita-cita mulia dan harapan keluarga besar Lapas Kelas IIB Sarolangun bisa diijabah oleh Allah SWT. "Semoga kita semua diberikan kemudahan dan keberkahan dalam melaksanakan peran dan tugas sehari-hari pada posisi masing-masing meskipun nanti ada kendala semoga bisa diberi petunjuk dan jalan keluar oleh yang kuasa," ujar Irwan.


"Dihadapan kita semua hadir juga anak-anak Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah. Sengaja kita undang mereka sebagai wujud kecintaan dan kepedulian kepada sesama. bahwa nikmat umur, nikmat iman dan nikmat kesehatan yang kita rasakan pada saat ini ada doa-doa mereka juga. oleh karena itu saya mengajak kepada segenap keluarga besar Lapas Sarolangun untuk terus memupuk berbagi dan kepedulian kepada sesama," imbuh Irwan.


Pada kesempatan tersebut Kalapas juga berbagi sedikit rezeki kepada anak-anak Panti, acara ditutup dengan pembacaan doa dan ramah tamah.

Keluarga Besar Lapas Sarolangun Adakan Tasyakuran Bareng Anak-anak Panti Asuhan

Sarolangun - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi Aris Munandar dan jajaran dibantu tim penggeledahan KPLP dan Kamtib Lapas Sarolangun melaksanakan inspeksi mendadak atau razia di Blok hunian Andalas (Narkoba) pada 4 kamar hunian dan Blok Borneo (Pidana Umum) sebanyak 2 kamar hunian, sore ini Kamis (4/8).




Razia ini dilaksanakan sesuai perintah Kadivpas dan Kalapas Kelas IIB Sarolangun sebagai bentuk deteksi dini, mencegah dan meminimalisir benda/barang-barang terlarang dan berbahaya di dalam Lapas Sarolangun seperti HP, Narkoba, dan Sajam yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.



Penggeledahan kamar hunian dilakukan secara acak yang meliputi penggeledahan badan dan seluruh barang warga binaan, pada razia kali ini tim penggeledahan tidak menemukan benda atau barang-barang yang terlarang diblok hunian.



Disamping itu untuk memastikan Lapas Sarolangun benar-benar steril dari penyalahgunaan Narkoba pada kesempatan yang sama tim Divisi Pemasyarakatan juga melakukan tes urine terhadap 34 orang warga binaan kasus narkotika dan pidana umum dengan hasil semuanya adalah negatif Narkoba. 



Kalapas Sarolangun Irwan mengatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan baik secara rutin maupun insidentil dengan tetap sesuai prosedur penggeledahan dan protokol kesehatan serta dilakukan secara humanis dan tertib. Setelah pelaksanaan razia dan tes urine Kadivpas juga berkesempatan meninjau progress pembangun tembok keliling Lapas Sarolangun. 


Kadivpas Bersama Tim Lakukan Razia dan Tes Urine 34 WBP Lapas Sarolangun, Hasilnya?

Jambi - Terkait percepatan progress pembangunan menara atas dan tembok keliling Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun, hari ini Kamis (28/7) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi Tholib didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kepala Divisi Administrasi dan beberapa pejabat administrasi dilingkup Kanwil Jambi, hadir juga Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Irwan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Kasubbag Tata Usaha selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Tim Pengelola Kegiatan Pembangunan kembali mengadakan PCM atau Pre Construction Meeting atau rapat pra pelaksanaan pekerjaan dengan Tim Teknis dari Dinas Pekerjaan Umum, Konsultan Manajemen Konstruksi (MK) dan Konsultan Perencanaan serta Pemenang Penyedia konstruksi CV. AA GROUP hal ini terkait pembangunan menara atas dan tembok keliling Lapas yang segera kerjakan, kegiatan ini dilangsungkan di Kantor Wilayah Kemenkumham Jambi.

Kalapas Sarolangun menuturkan bahwa Pre Construction Meeting hal penting dalam pekerjaan konstruksi bangunan, karena hampir dapat dipastikan dalam pelaksanaan proyek nanti akan ada saja problem lapangan yang muncul maka melalui forum rapat PCM inilah dibahas secara komprehensif potensi masalah yang muncul serta solusi untuk mengatasi kendala-kendala dilapangan.


"Kami mewakili Lapas Sarolangun sangat berterima kasih atas dukungan dan support dari pak Kakanwil selaku orang tua kami disini, arahan dan masukan dari beliau tentu sangat kami harapkan karena beliau memiliki segudang pengalaman terkait hal ini" ujar Irwan.


"Kegiatan rapat pra pelaksanaan pekerjaan dilaksanakan guna menyamakan presepsi terhadap substansi dokumen kontrak serta membuat kesepakatan terkait hal-hal penting yang belum terdapat dalam dokumen kontrak maupun kemungkinan-kemungkinan kendala yang akan terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan," ungkap Irwan.


Sementara itu Kasubag TU Hariyadi menuturkan bahwa kegiatan PCM ini dilaksanakan setelah konsultan dan penyedia jasa konstruksi melaksanakan penandatangan kontrak pada 25 Juli yang lalu di Aula Lapas Sarolangun."Pelaksanaan PCM dilaksanakan setelah diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja atau SPMK" ujar Ari

Pelaksanaan Pre Construction Meeting Untuk Percepatan Pembangunan Tembok Lapas Sarolangun

Sarolangun (28/07) - Pelayanan Kesehatan merupakan suatu wujud nyata Lapas Sarolangun dalam rangka pemenuhan hak – hak terhadap warga binaan, terutama dalam bidang kesehatan, Lapas Sarolangun yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi selalu berupaya untuk memastikan setiap warga binaan yang berada di Lapas tetap dalam keadaan sehat sehingga narapidana tersebut dapat mengikuti berbagai program kegiatan baik kerohanian ataupun kegiatan kemandirian.

Lapas Sarolangun bekerja sama dengan tim medis dari Puskesmas Sarolangun dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan, setiap warga binaan nantinya baik yang mempunyai gejala penyakit ataupun sekedar memeriksa kondisi kesehatan bisa langsung dilayani oleh petugas kesehatan lapas selanjutnya untuk diperiksa oleh dokter.


Kalapas Sarolangun yang diwakili Kasubsi Perawatan Napi/Anak Didik Ade Putra menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Lapas Sarolangun dan Puskesmas Sarolangun, untuk memastikan warga binaan didalam kondisinya dalam keadaan sehat, sehingga pihak keluarga tidak perlu risau akan keadaan kesehatan keluarganya yang berada di dalam.


Dalam kesempatan yang sama tim keswat Lapas dan puskesmas Sarolangun juga melakukan Skrining HIV terhadap 46 orang tahanan baru, Skrining HIV terhadap seluruh tahanan Lapas Sarolangun begitu penting karena Skrining merupakan tindakan awal yang dilakukan oleh petugas kesehatan kepada pasien dalam hal ini tahanan dan ini menjadi tes awal apakah tahanan sehat atau ada menderita suatu penyakit agar dapat dilakukan upaya preventif jika ditemukan gejala Hiv Aids yang menjangkiti salah satu Tahanan. 

Tim Keswat Lapas Sarolangun Bekerjasama dengan Puskesmas Sarolangun, Berikan Layanan Kesehatan dan Skrining HIV

Langganan Berita via Email