-->
Sarolangun - Seluruh Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sarolangun mengikuti kegiatan kuliah umum Wawasan Kebangsaan melalui video conference langsung dari BPSDM Kemenkumham RI. Senin (1/4). Kuliah umum yang disampaikan oleh Menteri Hukum dan HAM dimulai pada pukul 08.30 WIB diikuti oleh seluruh pegawai dan ASN di seluruh Indonesia. 

Mewakili Kalapas Sarolangun Kepala Urusan Tata Usaha Hariyadi memimpin jalannya pelaksanaan kegiatan teleconference entry meeting Bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly diruang pembinaan. Kegiatan ini berdasarkan surat edaran Sekretaris Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham. 

Pegawai Lapas Sarolangun Sedang Menyanyikan lagu kebangsaan pada pembukaan kuliah umum Menkumham
Dalam paparannya Yasonna Laoly mengatakan bahwa negara Indonesia dibentuk berdasarkan kesepakatan bersama dengan tidak mementingkan kelompok, suku maupun agama. Proses yang dilalui pun cukup panjang sampai Indonesia merdeka. 

Pemuda harapan bangsa diharapkan dapat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia  (NKRI) dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, toleransi, saling menghormati dan saling menghargai perbedaan. Selain itu Pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus menyiapkan diri menghadapi persiangan global dan ekspansi/penetrasi ideolagi-ideologi asing yang mengancam keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

Pegawai Lapas Sarolangun Sedang Mengikuti Kuliah Umum Menkumham secara Khidmat
Menkumham juga menitipkan pesan agar ASN dan Pegawai Kemenkumham menjadi problem solver atau menjadi solusi dari masalah, menjadi seorang Figther tangguh tidak mudah menyerah ketika bertemu dengan persoalan dilapangan, dengan tujuan jangka panjang mampu membawa Kemenkumham khususnya dan Indonesia pada umum ke arah  yang lebih baik.

Pegawai Lapas Sarolangun ikuti kuliah umum Menkumham via teleconference

Sarolangun - Seluruh Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sarolangun mengikuti kegiatan kuliah umum Wawasan Kebangsaan melalui video conference langsung dari BPSDM Kemenkumham RI. Senin (1/4). Kuliah umum yang disampaikan oleh Menteri Hukum dan HAM dimulai pada pukul 08.30 WIB diikuti oleh seluruh pegawai dan ASN di seluruh Indonesia. 

Mewakili Kalapas Sarolangun Kepala Urusan Tata Usaha Hariyadi memimpin jalannya pelaksanaan kegiatan teleconference entry meeting Bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly diruang pembinaan. Kegiatan ini berdasarkan surat edaran Sekretaris Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham. 

Pegawai Lapas Sarolangun Sedang Menyanyikan lagu kebangsaan pada pembukaan kuliah umum Menkumham
Dalam paparannya Yasonna Laoly mengatakan bahwa negara Indonesia dibentuk berdasarkan kesepakatan bersama dengan tidak mementingkan kelompok, suku maupun agama. Proses yang dilalui pun cukup panjang sampai Indonesia merdeka. 

Pemuda harapan bangsa diharapkan dapat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia  (NKRI) dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, toleransi, saling menghormati dan saling menghargai perbedaan. Selain itu Pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus menyiapkan diri menghadapi persiangan global dan ekspansi/penetrasi ideolagi-ideologi asing yang mengancam keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

Pegawai Lapas Sarolangun Sedang Mengikuti Kuliah Umum Menkumham secara Khidmat
Menkumham juga menitipkan pesan agar ASN dan Pegawai Kemenkumham menjadi problem solver atau menjadi solusi dari masalah, menjadi seorang Figther tangguh tidak mudah menyerah ketika bertemu dengan persoalan dilapangan, dengan tujuan jangka panjang mampu membawa Kemenkumham khususnya dan Indonesia pada umum ke arah  yang lebih baik.

Langganan Berita via Email