Lapor   PPID  
Sarolangun - Belasan Ibu-ibu Dharma Wanita Lapas Sarolangun terlihat turun ke pelosok desa yang ada di Sarolangun, rombongan ini dipimpin oleh Yuliana Irwan selaku ketua dan dikawal oleh 3 orang petugas, Kamis (01/08/19).

Rombongan ibu-ibu DW ini juga membawa beberapa paket sembako terlihat diangkut menggunakan mobil dinas milik Lapas, hal ini dalam rangka wujud rasa syukur dan berbagi untuk sesama terutama kepada anak Yatim, Lansia dan kaum Dhuafa yang ada di Sarolangun.

Dharma Wanita Lapas Sarolangun terlihat menyantuni Lansia yang berumur 100+
Ketua DW Lapas Sarolangun Yuliana Irwan ketika diminta keterangan oleh tim humas awalnya menolak untuk dipublikasi kegiatan Bakti Sosial ini, namun setelah diberikan penjelasannya lebih lanjut akhirnya beliau bersedia.

"Kegiatan ini awalnya direncanakan dikemas dalam bentuk pemberian beasiswa kepada anak-anak anggota DW Lapas Sarolangun yang berprestasi, namun di karena ada kendala lain, dan hampir mayoritas anak-anak anggota kita masih balita, maka dari itu kegiatan ini kita alihkan dalam bentuk santunan kepada anak Yatin, Lansia dan kaum Dhuafa" ujar Yuliana.


"Pemberian santunan ini dalam bentuk paket sembako, pakaian dan uang tunai yang berasal dari sumbangan seluruh keluarga besar Lapas Sarolangun, jumlahnya paketnya masih terbatas, kedepannya mudah-mudahan bisa kita tingkatkan lagi" tutur Yuliana.

Lebih lanjut ketua DW Lapas Sarolangun mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuh dan menularkan jiwa sosial terhadap sesama di internal DW Lapas Sarolangun.


Tidak semua tempat bisa dilalui oleh mobil karena harus melewati jalan semak-semak dan lorong-lorong sempit, namun karena semangat kebersamaan semua rintangan tersebut seperti berubah menjadi hal yang menyenangkan bagi DW Lapas Sarolangun.













Dharma Wanita Lapas Sarolangun berbagi untuk sesama

Sarolangun - Belasan Ibu-ibu Dharma Wanita Lapas Sarolangun terlihat turun ke pelosok desa yang ada di Sarolangun, rombongan ini dipimpin oleh Yuliana Irwan selaku ketua dan dikawal oleh 3 orang petugas, Kamis (01/08/19).

Rombongan ibu-ibu DW ini juga membawa beberapa paket sembako terlihat diangkut menggunakan mobil dinas milik Lapas, hal ini dalam rangka wujud rasa syukur dan berbagi untuk sesama terutama kepada anak Yatim, Lansia dan kaum Dhuafa yang ada di Sarolangun.

Dharma Wanita Lapas Sarolangun terlihat menyantuni Lansia yang berumur 100+
Ketua DW Lapas Sarolangun Yuliana Irwan ketika diminta keterangan oleh tim humas awalnya menolak untuk dipublikasi kegiatan Bakti Sosial ini, namun setelah diberikan penjelasannya lebih lanjut akhirnya beliau bersedia.

"Kegiatan ini awalnya direncanakan dikemas dalam bentuk pemberian beasiswa kepada anak-anak anggota DW Lapas Sarolangun yang berprestasi, namun di karena ada kendala lain, dan hampir mayoritas anak-anak anggota kita masih balita, maka dari itu kegiatan ini kita alihkan dalam bentuk santunan kepada anak Yatin, Lansia dan kaum Dhuafa" ujar Yuliana.


"Pemberian santunan ini dalam bentuk paket sembako, pakaian dan uang tunai yang berasal dari sumbangan seluruh keluarga besar Lapas Sarolangun, jumlahnya paketnya masih terbatas, kedepannya mudah-mudahan bisa kita tingkatkan lagi" tutur Yuliana.

Lebih lanjut ketua DW Lapas Sarolangun mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuh dan menularkan jiwa sosial terhadap sesama di internal DW Lapas Sarolangun.


Tidak semua tempat bisa dilalui oleh mobil karena harus melewati jalan semak-semak dan lorong-lorong sempit, namun karena semangat kebersamaan semua rintangan tersebut seperti berubah menjadi hal yang menyenangkan bagi DW Lapas Sarolangun.













Langganan Berita via Email