
.jpeg)
Kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Lapas Kelas IIB Sarolangun dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan. Pelaksanaan kegiatan melibatkan petugas medis Lapas Kelas IIB Sarolangun, Palang Merah Indonesia (PMI), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sarolangun, dan Puskesmas Sarolangun.
.jpeg)
Pelayanan kesehatan diberikan secara menyeluruh melalui tahapan pendaftaran, pemeriksaan kondisi kesehatan, konsultasi medis, pemberian terapi sesuai indikasi medis, hingga edukasi kesehatan. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), kadar glukosa darah, kolesterol, dan asam urat guna mendeteksi secara dini kondisi kesehatan peserta.
Selain itu, petugas yang memenuhi persyaratan kesehatan diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan donor darah. Dari hasil skrining kesehatan yang dilakukan, sebanyak lima orang pegawai berhasil mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama serta kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat.
Pelayanan kesehatan juga diberikan kepada peserta yang memiliki keluhan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, beberapa peserta memperoleh penanganan dan pengobatan atas keluhan hipertensi, gangguan pernapasan, dan sakit kepala. Seluruh pelayanan diberikan sesuai standar pelayanan kesehatan yang berlaku, disertai penginputan rekam medis, pelayanan informasi obat (PIO), serta pemberian obat berdasarkan hasil diagnosis tenaga medis.
Sebagai upaya promotif dan preventif, tim kesehatan turut memberikan edukasi kepada pegawai, keluarga warga binaan, dan warga binaan mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga pola makan yang seimbang, menghindari kebiasaan merokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna menjaga kondisi kesehatan yang optimal.
Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Ibnu Faizal, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan implementasi semangat kemerdekaan yang diwujudkan melalui aksi kemanusiaan dan peningkatan pelayanan publik.
"Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan donor darah dan pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Lapas Sarolangun dalam memberikan pelayanan yang humanis, sekaligus memperkuat sinergi dengan PMI, RSUD, dan Puskesmas demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan produktif," ujar Ibnu Faizal.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta mendapat antusiasme yang tinggi dari para peserta. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Sarolangun berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mempererat kolaborasi dengan instansi terkait, serta menumbuhkan budaya hidup sehat di lingkungan pemasyarakatan sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81.