Sarolangun - Momentum bulan peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 57, Beraneka ragam produk buatan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun sold out alias habis terjual, hal ini berkat gencarnya Sub Seksi Bimbingan Kerja (Bimker) melakukan promosi beberapa bulan terakhir baik promosi face to face ke pengunjung maupun lewat jaringan media sosial Lapas Sarolangun, peminat produk buatan Warga Binaan Lapas Sarolangun bukan hanya dari petugas tetapi pasarnya telah merambah ke hampir ke seluruh wilayah kecamatan yang ada di kabupaten Sarolangun.


Diantara produk yang laku keras dipasaran seperti aneka perabot rumah tangga dari besi yang dibuat melalui proses pengelasan, disamping itu ada juga perabotan rumah tangga dari kayu, tidak hanya sampai disitu Lapas Sarolangun juga menyediakan jasa jahit beraneka ragam kain, bahkan Lapas Sarolangun juga memproduksi lele Sangkuriang lewat program aqua qultur kolam lele apung yang memanfaatkan lahan tidur yang dasarnya adalah rawa.



Kalapas Sarolangun Irwan menuturkan bahwa semua produk yang dihasilkan tersebut merupakan hasil karya Warga Binaan Lapas Sarolangun, "unit-unit bimbingan kerja yang ada di Lapas kami semua bisa berjalan dan terus melahirkan produk-produk yang kualitasnya tidak kalah dengan yang ada dipasaran" tutur Irwan.



"Semua unit produksi tersebut dikelola oleh Warga Binaan Lapas Sarolangun yang jauh hari telah dilatih lewat program pelatihan kemandirian dengan pengawasan oleh petugas yang ditunjuk oleh Subsi Bimbingan Kerja" ujar Irwan.


Adapun unit bimbingan kerja yang ada di Lapas Sarolangun diantaranya :

  1. Pengelasan
  2. Perkayuan atau Pertukangan
  3. Jahit aneka kain
  4. Kolam lele




Berkualitas, Produk Hasil Karya Warga Binaan Lapas Sarolangun Laris Dipasaran

Sarolangun - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Irwan bersama rombongan pejabat dan staf pada hari ini Jum'at (16/4) turun ke tengah-tengah masyarakat Sarolangun sembari membawa beberapa bungkus paket sembako, hal ini dalam rangka melaksanakan kegiatan Bakti Sosial momentum bulan peringatan HUT Pemasyarakatan atau Hari Bhakti Pemasyarakatan (Harbakpas) ke  - 57 tahun 2021.


Petugas Lapas Sarolangun Bersiap turun lapangan bagikan sembako


Dalam kegiatan Bakti Sosial kali ini sebanyak 60 paket sembako yang berisi 4 kebutuhan pokok berhasil di distribusikan, adapun sasaran distribusi sembako kali ini ada 4 titik, yakni RT 22 kelurahan Aur Gading, RT 18 kelurahan Aur Gading, RT 19 dusun Pulau Pinang Kelurahan Sarolangun Kembang dan terakhir Panti Asuhan Muhammadiyah Desa Pelawan Jaya Kec. Pelawan.



Kalapas Sarolangun Irwan dalam sambutannya pada saat menyerahkan bantuan merasa bersyukur bisa mendistribusikan bantuan paket sembako, "Alhamdulillah dibulan yang baik ini kami merasakan bersyukur diberi kekuatan dan kesempatan oleh yang kuasa untuk berbagi kepada sesama untuk bapak ibu yang membutuhkan" ujar Irwan.



"Tidak banyak yang dapat kami bagi, namun demikian besar harapan kami semoga bantuan sembako ini dapat memberi manfaat bagi bapak ibu semuanya, kami mohon doa dari bapak ibu semua semoga kami petugas Lapas Sarolangun diberikan keberkahan umur dan dimudahkan rezeki sehingga bisa berbagi lagi dilain kesempatan" ungkap Irwan.


Pengasuh Panti Asuhan Muhammadiyah Pelawan Jaya merasa terharu dan berterima kasih atas kedatangan rombongan petugas Lapas Sarolangun yang juga membawa bantuan paket sembako dan sedikit uang jajan untuk anak-anak Panti, "Terima kasih bapak petugas Lapas Sarolangun yang telah berkenan mengunjungi kami disini, bantuan sembako dan uang jajan untuk anak-anak akan kami pergunakan sebaik-baiknya untuk keperluan pendidikan anak-anak kami di Panti" pungkasnya.





Petugas Lapas Sarolangun Bagikan 60 Paket Sembako Ke Kaum Dhuafa


Sarolangun - Petugas Lapas Sarolangun menjalani vaksinasi covid-19 tahap 1, hari ini Rabu (10/03), pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 tahap satu ini terselenggara setelah sebelumnya Kalapas Irwan melaksanakan koordinasi ke Dinas Kesehatan kabupaten Sarolangun, vaksinasi ini mengambil tempat di Gazebo dalam Lapas Sarolangun.


Pelaksanaan Vaksinasi ini melibatkan 10 orang vaksinator dari Puskesmas Sarolangun dan 5 orang petugas Dinas Kesehatan kabupaten Sarolangun selaku penanggung jawab, sebelum pelaksanaan vaksin tim vaksinator memberikan penjelasan dan pemahaman kepada seluruh petugas, serta memberikan kesempatan kepada petugas bertanya terkait vaksin, "Bapak-ibu semua vaksin yang kita gunakan adalah sinovac. nanti setiap petugas penerima vaksin akan discreening oleh dokter" ujar vaksinator.



Sebelum disuntik vaksin setiap petugas harus melewati beberapa tahapan seperti; registrasi, verifikasi data, dan screening oleh tim dokter. Pada tahap screening petugas akan diajukan beberapa pertanyaan terkait riwayat suspec dan penyakit kronis yang pernah diderita, setelah itu baru kemudian diputuskan apakah yang bersangkutan bisa divaksin atau tidak oleh vaksinator.


Dari total 56 orang petugas Lapas Sarolangun, 46 orang dapat menjalani vaksinasi sementara itu 10 orang ditunda karena sedang menjalani cuti, dinas luar, sedang sakit dan memiliki riwayat penyakit kronis .


Dalam pelaksanaan vaksinasi ini hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun Bambang Hermanto bersama rombongan memantau secara langsung jalannya pelaksanaan Vaksinasi terhadap seluruh petugas Lapas Sarolangun.


Dikonfirmasi secara terpisah Kalapas Sarolangun Irwan bersyukur dengan terlaksananya vaksinasi ini, "Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Kesehatan kabupaten Sarolangun atas pelaksanaan vaksin untuk seluruh petugas pada tahap I ini, harapan kami hal yang sama juga bisa dilakukan terhadap seluruh WBP, sehingga kesehatan petugas dan WBP bisa lebih baik dan terjaga lagi dimasa pandemi ini" ujar Irwan.  


Foto Dokumentasi kegiatan Vaksinasi bisa diakses di: www.album.google.com/lapassarolangun


Petugas Lapas Sarolangun Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap 1


Sarolangun - Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Hukum dan Pemberdayaan Masyarakat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun, Rabu (27/01/21).  Bertempat di Ruang Gazebo Lapas Sarolangun, Tim Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Kemenkumham Jambi yang terdiri dari Nurahadi Penyuluh Hukum Ahli Madya, Muhammad Zen  Penyuluh Hukum Ahli Madya, Muhammad Ali Akbar Penyuluh Hukum Ahli Muda, dan Soleman Penyuluh Hukum Ahli Muda, memberikan wawasan dan pemahaman hukum kepada Warga Binaan Lapas Sarolangun. Kegiatan ini diikuti oleh 30 (tiga puluh) Warga Binaan Pemasyarakatan yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dan dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.
 

Dalam kesempatannya, Nurahadi dan rombongan memberikan materi penyuluhan dan motivasi terkait hak masyarakat, kesadaran berbangsa dan bernegara, hukum, dan bantuan hukum, serta hak dan kewajiban warga binaan di dalam Lapas. Nurahadi juga berpesan agar WBP dapat memahami pepatah “pikir dulu sebelum bertindak sesal kemudian tidak berguna”. Dalam acara tersebut dibuka juga sesi tanya jawab sekaligus dilanjutkan dengan konsultasi hukum bagi WBP Lapas Kelas IIB Sarolangun. 

 

Dengan adanya kegiatan ini WBP diharapkan dapat mengetahui norma hukum dan peraturan perundang-undangan terkait Hak Asasi Manusia, pentingnya menumbuhkan kesadaran hukum bagi WBP untuk mewujudkan Budaya Sadar Hukum dan mengenal serta menyikapi produk-produk hukum sehingga WBP tidak mengulang kembali pelanggaran hukum. Kegiatan ini juga dijadikan sebagai sarana untuk memotivasi WBP melaksanakan program-program yang ada di lapas supaya dijalankan dengan baik,  melaksanakan peraturan tata tertib dengan harapan WBP mendapatkan pengurangan hukuman sehingga bisa segera kembali menjalani kehidupan di masyarakat.

 

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun, Irwan berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi WBP dan dapat berlangsung secara berkelanjutan setiap bulannya.

“Semoga kegiatan Penyuluhan Hukum di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun memberikan dampak positif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di dalam menjalani masa pidananya sehingga tidak mengulangi lagi kesalahannya.” Tutup Irwan.

 




Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkumham Jambi Kunjungi Lapas Sarolangun, Ada Apa?

Sarolangun - Selasa (26/01/2021), Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Irwan setelah menerima instruksi dari Kakanwil Kemenkumham Jambi, bergerak cepat menemui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun Bambang Hermanto, ditemani oleh Perawat dan staf umum Kalapas diterima oleh Kadinkes diruang kerjanya dikomplek perkantoran Pemda Sarolangun Kembang.


Adapun ihwal kedatangan Kalapas Sarolangun ke Dinkes selain silaturahmi juga pembicaraan terkait dengan Vaksinasi Covid-19 bagi petugas dan Warga Binaan yang ada di Lapas, "Kedatangan kami ke Dinas Kesehatan ingin berkoordinasi dan berkonsultasi terkait prosedur pelaksanaan Vaksinasi terhadap Petugas dan Warga Binaan Lapas Sarolangun" Ujar Irwan.



"Petugas Lapas terutama bagian pelayanan menjadi prioritas utama penerima vaksinasi covid-19, karena hal ini terkait dengan pelayanan terhadap narapidana dan pelayanan terhadap tahanan termasuk lalu lintas penitipan dan pengurusan Asimilasi dan Integrasi bagi Warga Binaan" Ujar Irwan.


"Jika memungkinkan tentu kita minta agar dilakukan Vaksinasi terhadap seluruh keluarga besar Lapas Sarolangun, hal ini untuk memastikan Lapas Sarolangun bisa terbebas dari Covid-19" imbuh Irwan.


Kadinkes Bambang Hermanto mengatakan bahwa pelaksanaan Vaksinasi sesuai petunjuk pusat diutama tenaga kesehatan, "Setelah semua tenaga kesehatan telah menerima Vaksin, barulah nanti kita fokus ke instansi yang terkait dengan pelayanan ke masyarakat umum seperti Lapas, Polres, Kejaksaan dan lain-lain" ungkap Bambang.


"Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan vaksin corona, di antaranya berusia 18-59 tahun, tidak memiliki riwayat penyakit kronis, dan tidak sedang hamil, Vaksin tidak dapat diberikan apabila memiliki kondisi seperti pernah terinfeksi Covid-19, mengalami gejala ISPA seperti batuk, pilek, dan sesak napas dalam 7 hari terakhir Ada anggota keluarga serumah yang kontak erat/suspek/konfirmasi/sedang dalam perawatan karena penyakit COVID-19" tutur Bambang.


Terkait dengan permintaan Kalapas Sarolangun pelaksanaan Vaksin di Lapas, Kadinkes menyambut baik hal itu namun Kadinkes menuturkan berdasarkan skala prioritas Tenaga Kesehatan didahulukan, selanjutnya nanti akan dikoordinasi kembali ke Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, selain itu dalam kesempatan yang sama Kadinkes berencana datang ke Lapas Sarolangun untuk melakukan serangkaian Rapid tes dan pemberian bantuan sarana dan prasana penunjang pencegahan Covid-19 bagi Lapas.

Terkait Vaksinasi Covid-19 di Lapas, Kalapas Temui Kadinkes Sarolangun


Sarolangun – Kamis (19/03) Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri membuka secara resmi acara Pelatihan Keterampilan Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun. Acara ini dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi, Farid Junaidi beserta rombongan dan beberapa Kepala Dinas Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun.

Wakil Bupati Sarolangun Secara Resmi Membuka Kegiatan Pelatihan Keterampilan Bagi WBP Lapas Sarolangun

Sarolangun - Dalam MelaksanaKan tugas dan fungsi sehari - hari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun menyelenggarakan pelayanan Publik, baik kepada Masyarakat : ( Pengunjung/ Keluarga/ Pihak Kepolisian, Kejaksaan, serta Pengadilan ) seluruh pemangku Justice Sistem indonesia, dan yang terpenting pelayanan kepada narapidana dan tahanan yang berada didalam lapas itu sendiri, lembaga pemasyarakatan menjamin semua kebutuhan serta hak - hak narapidana terpenuhi dengan baik sesuai dengan amanat Undang - Undang pemasyarakatan Nomor 12 tahun 1995 Tentang pemasyarakatan : seperti Hak Makan, Minum, Kesehatan, ( Mutlak ) maupun hak – hak reintegrasi : PB,CB,CMB,CMK, asimilasi dan remisi. 

Lapas Sarolangun adakan Survey Indeks Kepuasan Masyarakat dan Indek Persepsi Korupsi


Sarolangun – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun melalui Kasubsi Pembinaan Jonerwan menjalin kerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun, Rabu (20/11/19). Kerja sama ini dimaksudkan untuk memberikan variasi kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan Lapas Sarolangun. Kedatangan petugas Lapas Sarolangun ke Dinas TPHP Kab. Sarolangun disambut hangat oleh seluruh pegawai Dinas TPHP yang saat itu standby di kantor.

“Untuk saat ini, ketersediaan bibit sudah sangat terbatas. Jadi kami akan memberikan berbagai bibitnya ditahun 2020 mendatang, untuk Lapas Sarolangun akan selalu diprioritaskan, awal tahun 2020 inshaa Allah, tolong dipastikan bantuan sudah diterima.” Ujar Sakwan.

Dalam perbincangannya bersama Kadis TPHP, Sakwan, Kasubsi Pembinaan Lapas Sarolangun mengajukan proposal bantuan bibit buah – buahan dan palawija. Proposal tersebut ditanggapi positif oleh Sakwan.

Kepala Subsi Pembinaan sedang menerima bantuan bibit jagung dari Kadis TPHP
Sebagai tanda jadi, Dinas TPHP memberikan bantuan berupa benih bayam, timun, dan jagung hybrida dan meminjamkan alat penanam jagung. “Ini hanya sebatas tanda jadi saja untuk tahun depan. Kalau Lapas perlu traktor nanti ajukan proposal saja biar kami bantu.” Sambung Sakwan.

Kerja sama dengan instansi luar seperti ini sangat sesuai dengan amanat dari Undang - Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dimana tujuan pelaksanaan pembinaan narapidana di lembaga pemasyarakatan yaitu pertama memberikan pengalaman dan keterampilan, kedua mengembalikan kemampuan dan motivasi narapidana.

Disisi lain, Kepala Lapas Sarolangun, Irwan, memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh Kasubsi Pembinaan. “Mantap!” ujar Irwan sembari mengacungkan jempol.

"Kita punya banyak lahan kosong baik di luar ornames, terlebih diluar tembok masih sangat luas untuk diolah dan ditanami dengan aneka tanaman yang bernilai ekonomis, harapan kita mudah-mudahan proposal permohonan bantuan traktor untuk Lapas Sarolangun dari Dinas TPHP bisa segera terealisasi tahun depan, dan dengan potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang memadai bisa kita tanami lahan kita ini dengan tanaman dalam skala besar" tutup Irwan.

Lapas Sarolangun Dapat Bantuan Bibit dan Pinjaman Alat Penanam Jagung oleh Dinas TPHP

Sarolangun - Beberapa bulan terakhir provinsi Jambi dilanda kemarau panjang, Lapas Sarolangun yang berada di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi tak pelak juga terkena imbas kemarau panjang tersebut, lahan yang terletak di sekeliling tembok Lapas kering kerontang, hanya ada beberapa tanaman yang dapat bertahan karena terus disiram oleh Warga Binaan, stok air juga terbatas karena terus menerus di tarik menggunakan mesin Sanyo untuk mememuhi kebutuhan air untuk MCK ke kamar-kamar Warga Binaan.

Kini musim hujan telah tiba, tanah yang semula kering kerontang mulai terlihat lembab, rerumputan liar mulai tumbuh dimana-mana, ini menandakan saat yang tepat untuk melakukan penaburan dan penanaman benih aneka tanaman sayuran.

Kalapas Sarolangun melalui Kasubsi Pembinaan memerintah beberapa Warga Binaan untuk menyemai benih sayuran seperti Bayam, Sawi, Terong serta Cabe di lahan yang sebelumnya sudah disiapkan, setiap hasil panen sayuran ini akan ditimbang dan diserahkan ke dapur Lapas untuk diolah menjadi aneka masakan seperti tumis, sayur enak dan lain-lain, Selasa (12/11/19).


Kegiatan berkebun sayur ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan oleh Lapas Sarolangun bagi Warga Binaan, kebun ini terletak di luar ornames.

Kalapas Sarolangun Irwan mengatakan hampir setiap minggu selalu ada panen Sayur dari kebun Lapas Sarolangun dengan jumlah yang bervariasi, "Kebun yang kita kelola alhamdulillah sudah banyak menghasilkan aneka sayuran yang ikut berkontribusi bagi pemenuhan kebutuhan sayur-sayuran dapur Lapas" ujar Irwan.

"Terlebih sekarang musim hujan, ini tentu berkah buat kita, karena bisa kembali menanam aneka sayur-sayuran, lahan-lahan yang semula kering akibat kemarau panjang bisa kita olah kembali" tutup Irwan.

Musim Hujan Tiba, Berkah Bagi Lapas Sarolangun


Sarolangun – Bertempat di Masjid At Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun, seluruh warga binaan melaksanakan kegiatan pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441H, Sabtu (09/11).

Tema yang diangkat kali ini adalah “Dengan meneladani akhlak Rasulullah, kita wujudkan masa depan yang lebih baik” yang mana sangat sesuai jika dikaitkan dengan kondisi Warga Binaan Lapas Sarolangun yang saat ini sedang berusaha memperbaiki diri.

Ada yang unik dalam pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hari ini, dimana pasca hari H peringatan Maulid, seluruh warga binaan menyampaikan aspirasi mereka untuk mengadakan berbagai perlombaan, diantaranya Lomba Hafalan Surat Pendek, Lomba Adzan, dan Lomba Kultum. 

Kasubsi Pembinaan membuka kegiatan perlombaan antar WBP

Dalam peringatan Maulid Nabi 1441H ini, Lapas Sarolangun mengundang Ustadz Pirman, Lc. M.Si. sebagai penceramah. Ustadz Pirman berpesan kepada seluruh warga binaan dan petugas yang hadir agar senantiasa mengikuti dan meneladani perbuatan Nabi sehingga tidak sedikit warga binaan tampak menangis.
Ustadz Pirman menyampaikan tausiyah di depan ratusan WBP

Dalam sambutannya, Kalapas Sarolangun, Irwan, A.Md., I.P., S.H., M.H. juga memberikan motivasi kepada seluruh warga binaan.“Hari ini hari libur, tanggal merah, Pak, Bu. Tapi kami petugas tetap hadir dan menemani Bapak, Ibu sekalian. Karena kami Pak, sudah merasa dekat dengan Bapak, Ibu sampai kami lupa kalau hari ini tanggal merah.” Ujar Irwan disambut gelak tawa warga binaan.
“Semua manusia pernah salah Pak. Kami petugas juga pasti nggak lepas dari dosa. Tapi Pak, Bu, perlu ingat, sebaik – baik manusia adalah mereka yang bertaubat dan tidak mengulang lagi kesalahannya.” Tutup Irwan memotivasi.

Kalapas memberikan hadiah kepada juara lomba Kultum

Kasubsi Pembinaan menyerahkan hadiah kepada juara lomba adzan
 
Kasubsi Kamtib menyerahkan hadiah kepada juara Lomba hafalan surat pendek

Menyambut Maulid Nabi 1441 H, Lapas Sarolangun Gelar Perlombaan Antar WBP

Sarolangun - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun kembali mengadakan pelatihan menulis bagi Warga Binaan, kegiatan menulis ini dapat terselenggara berkat kerjasama  antara Lapas Sarolangun dengan Forum Lingkar Pena ( FLP ) Jambi, Sabtu (31/08/31).

Jalin Kerjasama dengan FLP, Lapas Sarolangun Adakan Pelatihan Menulis untuk Warga Binaan

Sarolangun - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sarolangun terus mencoba memberikan pelayanan secara maksimal kepada warga binaan, salah satunya melalui perpustakaan Gemar Membaca yang sejak lama terdapat di dalam Lapas Sarolangun, perpustakaan ini sendiri merupakan wujud dari amanat UU 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan dimana lembaga pemasyarakatan wajib memberikan pelayanan berupa pendidikan dan pengetahuan serta menyediakan perpustakaan bagi warga binaan.

Perpustakaan Lapas Sarolangun Ramai Pengunjung

Langganan Berita via Email