Sarolangun (14/12/2022) - Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta langkah deteksi dini pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Irwan kembali menginstruksikan jajaran untuk kembali melaksanakan di razia penggeledahan pada kamar hunian warga binaan Lapas Sarolangun. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 20.30 WIB.


Kegiatan razia dimulai dengan apel persiapan yang dipimpin oleh Kalapas dan diikuti oleh tim Satops Patnal serta seluruh staf, dalam arahannya Kalapas mengatakan bahwa pelaksanaan razia ini sengaja dilakukan secara insidental sebagai langkah deteksi dini untuk meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan demi menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan tertib selama gelaran Nataru serta menyikapi isu-isu teraktual yang melanda pemasyarakatan beberapa waktu terakhir. 


"Ditengah kondisi proses rekonstruksi tembok pembatas yang sedang berjalan potensi gangguan Kamtib hampir bisa dipastikan selalu mengintai apalagi menjelang Nataru ini kewaspadaan harus ditingkat, untuk itu saya perintahkan kepada semua petugas untuk senantiasa melakukan deteksi dini, jangan lengah apalagi lalai karena ancaman Kamtib bisa terjadi kapanpun dan disaat yang tidak pernah kita duga", tegas Irwan.  


"Seluruh kamar hunian akan kita lakukan penggeledahan semua barang-barang terlarang dan berpotensi membahayakan agar disita, dan diharapkan semua petugas dilapangan saling membantu dan membackup satu sama lain," ujar Irwan.  


Petugas menyisir, menggeledah semua bagian, sudut dan barang-barang yang dianggap mencurigakan, penggeledahan berjalan lancar, aman dan tidak ditemukan barang-barang terlarang masuk kedalam Lapas yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di Lapas, namun demikian petugas berhasil menemukan beberapa barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban seperti  barang terlarang seperti alat alat dari bahan jenis besi dan kaca, kabel listrik liar, mancis, batu dan lain-lain, barang bukti hasil razia disita dan dicatat untuk dimusnahkan.   


Kalapas Sarolangun Irwan mengatakan bahwa pada pelaksanaan razia kali ini warga binaan bersikap kooperatif. "Barang-barang terlarang seperti Narkoba, alat komunikasi seluler tidak kita temukan dalam kegiatan razia ini, mudah-mudahan Lapas Sarolangun tetap aman dan kondusif selama gelaran Nataru," tutup Irwan.  

Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Nataru Petugas Lapas Sarolangun Kembali Lakukan Razia

Sarolangun - Memasuki akhir tahun 2022 serta persiapan dan langkah-langkah menyambut tahun 2023, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun mengadakan rapat dinas bersama seluruh petugas, hal ini terkait evaluasi capaian kinerja tahun 2022 dan penyusunan rencana aksi target kinerja tahun 2023 serta strategi menghadapi akhir tahun 2022, rapat ini berlangsung di aula, Rabu (14/12).


Seluruh Pejabat Pengawas dan Pelaksana tampil memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2022 dan menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi dilapangan serta rencana target kinerja tahun 2023 dihadapan peserta rapat, kemudian peserta rapat diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan, pertanyaan dan masukan serta rekomendasi.


Kalapas Sarolangun Irwan menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas program dan capaian kinerja yang sudah dilaksanakan di tahun 2022. "Ditengah kondisi fisik bangunan yang tidak normal sejak Agustus 2021 sampai sekarang tidak ada gangguan kamtib yang berarti yang dapat mengganggu jalannya program pembinaan di Lapas kita. hal itu berkat kekompakan dan kerjasama kita semua" ujar Irwan.


"Semoga proses dan progress rekonstruksi tembok keliling lapas kita bisa selesai sesuai rencana dan kalender kerja sehingga kita semua dapat lebih bisa meningkat kinerja pada tahun 2023," imbuh Irwan.


Mengakhiri rapat dinas, Kalapas berpesan kepada seluruh jajaran Lapas Sarolangun terus berinovasi melakukan terobosan dan meningkatkan mutu pelayanan demi kemajuan organisasi. Tak lupa Kalapas juga mengingatkan untuk tetap kompak, saling menguatkan dan meningkatkan kewaspadaan serta deteksi dini terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban menjelang akhir tahun 2022.

Pimpin Rapat, Kalapas : Meski Kondisi Fisik Tembok Lapas Tidak Normal, Tapi Program Pembinaan Kita Berjalan Normal

Sarolangun - Seluruh Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun menegaskan akan menjaga dan menegakkan prinsip netralitas pegawai dalam melaksanakan pelayanan publik baik sebelum, selama maupun sesudah pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024.

Penegasan itu dilaksanakan pada kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan Ikrar Netralitas ASN dan penandatanganan Pakta Integritas Netralisasi Aparatur Sipil Negara dilingkungan Lapas Sarolangun yang berlangsung Senin, (12/12) di Gazebo, Lapas Sarolangun.



Pada kegiatan tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Irwan membacakan Ikrar Netralitas ASN yang diikuti oleh seluruh pegawai dilingkungan Lapas Sarolangun secara langsung. Selanjutnya dilakukan penandatanganan pakta integritas ASN oleh seluruh pegawai. 


Kalapas Sarolangun dalam sambutannya dihadapan seluruh ASN menegaskan bahwa Netralitas ASN sudah tercantum dan diamanatkan pada UU No. 5 tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah No. 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa Korps dan kode etik pegawai negeri sipil serta peraturan pemerintah No. PP No. 94/2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).



"Aturan terkait netralitas pegawai sudah jelas, kita semua sudah dewasa dan mampu menterjemahkannya dilapangan, karena gelaran pemilu 2024 bukanlah kali pertama tetapi kita semua sudah berpengalaman melewati beberapa gelaran pemilu yang sama. untuk itu saya tegaskan jangan ada pegawai Lapas Sarolangun yang menjadi tim sukses salah satu paslon. memberi dukungan pernyataan di medsos yang terindikasi mengarahkan dukungan kepada satu calon. jaga sikap dan tingkah laku kita baik di medsos maupun dalam pergaulan sehari-hari," tegas Irwan.


Deklarasi Netralitas Pemilu 2024, Kalapas Sarolangun : Jaga Sikap, Aturan Terkait Netralitas ASN Sudah Jelas


Sarolangun - Bulan Desember adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat kristiani, karena dibulan Desember ada perayaan hari besar setiap tahun yakni Hari Raya Natal, hampir diseluruh penjuru dunia, begitu juga Warga Binaan Lapas Sarolangun yang beragama kristen, mereka tidak ingin terlewatkan oleh momen yang sangat relijius ini. 

Setelah berjibaku beberapa hari mempersiapkan dekorasi Gereja secara Gotong Royong, puluhan Jemaat dari pegawai, Warga Binaan dan tamu Karib Kerabat Warga Binaan akhirnya hari Jum'at siang (9/12) bertempat di Gereja Oikoumene Lapas Sarolangun melaksanakan Perayaan Natal Bersama. 


Pada perayaan Natal tahun 2022 di Gereja Oikoumene Lapas Sarolangun mengangkat tema "Yesus Datang Mengubah Jalan Hidupku". Mewakili Kalapas Sarolangun hadir Kepala Seksi Binadik & Giatja Jonerwan dan Kepala KPLP Yovip, Kasi Binadik dalam sambutannya menyampaikan semoga dengan perayaan Natal bersama bagi umat Kristiani di Lapas Sarolangun ini bisa menambah erat kebersamaan sesama umat beragama dan antar umat beragama. 


Pada ibadah Natal ini tampil sebagai pengkhotbah Pendeta B. Manalu, sementara itu Kalapas Sarolangun dikonfirmasi secara terpisah mengatakan perayaan natal merupakan momen yang sangat berharga. "Perayaan Natal tahun ini di Lapas Sarolangun 2022 terasa spesial karena sudah 2 tahun tidak natal bersama di gereja oikoumene Lapas Sarolangun disebabkan adanya kebijakan Pembatasan Sosial dari pemerintah demi mengendalikan penyebaran virus covid-19," ujar Irwan. 















Meriah, Khidmat dan Penuh Sukacita Pegawai dan WBP Kristiani Lapas Sarolangun Rayakan Natal Bersama

Bangko - Sehubungan telah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2022 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2023, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Irwan hari ini (8/12) mengikuti kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan Tahun 2023 dan Penandatanganan Pakta Integritas seluruh Satuan Kerja (Satker) lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bangko, bertempat di Aula Kantor KPPN Bangko.

DIPA Petikan Tahun Anggaran 2023 ini diserahkan oleh Kepala KPPN Bangko Syahrul Alamsyah kepada Kalapas Sarolangun Irwan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang dilanjutkan dengan Penandatanganan Pakta Integritas tahun 2023 sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas.


Sementara itu Kalapas Irwan dalam kesempatan yang sama mengapresiasi KPPN Bangko yang telah melakukan penyerahan DIPA 2023 dan penandatanganan Pakta Integritas lebih awal sehingga pelaksanaan kegiatan dan pencairan anggaran bisa lebih cepat dilakukan oleh Satker. “Kami akan segera membelanjakan tentunya dengan serapan yang terencana dan berkualitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku semoga dapat memberi manfaat untuk kami Lapas Sarolangun,” ujar Irwan.


“Dengan telah dilakukan penyerahan DIPA ini, kami segera mengambil langkah-langkah strategis, transparan, cepat, akurat dalam pelaksanaan penyerapan dan penerapan anggaran tersebut di tahun 2023 agar tepat sasaran dan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan serta dapat dipertanggung jawabkan," tutup Irwan.

Hadiri Penyerahan DIPA Tahun 2023, Kalapas Sarolangun : Ikhtiar Agar Penyerapan Anggaran Terencana dan Berkualitas

Jambi – Kepala Lembaga Pemsayarakatan Kelas IIB Sarolangun Irwan hari ini Senin (5/12) mengikuti apel pagi dihalaman depan Kantor Wilayah Kemenkumham Jambi, apel pagi kali ini tampak berbeda dengan apel-apel pagi setiap hari Senin sebelum-sebelumnya. Apa yang berbeda? Pada apel pagi hari ini, dirangkai dengan Ikrar Bersama dan Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas Pegawai di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi.

Sebelumnya terbit Surat Edaran Sekretaris Jenderal Nomor SEK-14.KP.05.02 Tahun 2022 tentang Pembinaan dan pengawasan Netralitas Pegawai di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024.



Kepala Kantor Wilayah Tholib memimpin pelaksanaan apel pagi dan Ikrar bersama dan penandatanganan pakta integritas netralitas pegawai. Tampak juga sebanyak 17 (tujuh belas) Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) hadir secara langsung.


Penandatanganan ikrar bersama dan pakta integritas dimulai terlebih dahulu oleh jajaran pimpinan tinggi, dilanjutkan dengan para kepala UPT, dan terakhir para pegawai Kanwil Kemenkumham Jambi.



Tholib dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh pegawai Kemenkumham Jambi untuk bersikap netral dalam pelaksanaan pemilihan umum tahun 2024.


“Saya minta kepada seluruh jajaran dan pegawai di Kemenkumham Jambi untuk bersikap netral dalam pelaksanaan pemilihan umum tahun 2024. Jangan berpihak pada partai politik manapun, dan jika saya mendapati ada pegawai yang terlibat dan tidak netral akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku”, tegas Tholib kepada seluruh pegawai.


Kalapas Sarolangun Ikuti Ikrar Bersama dan Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas Pegawai dalam Pemilu 2024

Langganan Berita via Email