JambiKementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi bersama Direktorat Jenderal Imigrasi serta PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jambi menggelar kegiatan bakti sosial bagi masyarakat dengan tema “IMIPAS Kolaborasi BRI, Jambi Peduli.” Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dan mitra kerja dalam membantu masyarakat., pada Senin (16/3).


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Daerah Pemerintah Provinsi Jambi, Jangcik Moza, Kabagtum, Ismail, Kabid PK, Dimas Krisna, Plh. Kabid PP, Hendra Novreli, Seluruh Ka.UPT Pemasyarakatan, perwakilan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jambi, anak-anak dari panti sosial, serta masyarakat sekitar.


Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain sebagai sarana berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.


Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah bersama mitra kerja kepada masyarakat.


“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya menjalankan tugas dan fungsi secara administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat, serta menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan,” ujar Irwan.


Sementara itu, Asisten Daerah yang mewakili Pemerintah Provinsi Jambi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.


“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Kanwil Ditjenpas Jambi bersama BRI yang telah menghadirkan kegiatan sosial bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah, lembaga, dan dunia usaha seperti ini diharapkan dapat terus terjalin guna membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Jangcik Moza.


Ia berharap sinergi antara jajaran pemasyarakatan, imigrasi, serta mitra kerja seperti BRI dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah Jambi.

Kemenimipas Gelar Bakti Sosial “IMIPAS Kolaborasi BRI, Jambi Peduli” di Kanwil Ditjenpas Jambi


Sarolangun - Dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif selama pelaksanaan ibadah Ramadhan di blok hunian, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Ibnu Faizal Kembali perintahkan jajaran pengamanan melakukan Razia penggeledahan blok hunian secara insidentil dengan sasaran blok hunian Pidana Umum yang dicurigai terdapat atau menyembunyikan barang-barang terlarang.


Hal ini dalam rangka Langkah deteksi dini dan respon cepat atas beberapa laporan yang masuk ke tim Satops Patnal baik laporan dari WBP, Petugas maupun masyarakat luar.



Kalapas Ibnu Faizal dengan tegas menyatakan tidak akan mentelorir setiap Tindakan penyelewengan yang dilakukan petugas atau pelanggaran tatib yang di lakukan WBP dan bakal mengambil Langkah tegas dan terukur.


“Jangan ada kamar Istimewa atau kamar special. Saya sudah perintahkan kepala Urusan umum untuk mempermak ulang sarana dan prasarana kamar. Harus sama dan memenuhi rasa keadilan. Jangan ada kamar hunian rasa hotel,” ujar Faizal.


“Dan saya pastikan akan kawal kebijakan ini, dan jika ditemukan oknum petugas yang memperdagangkan pengaruhnya untuk menekan WBP demi mengeruk keuntungan pribadi dengan melanggar kode etik siap-siap menerima konsekuensinya,” tegas Faizal.


Dalam Razia penggeledahan kali ini jajaran pengamanan berhasil menyita dan mengamankan beberapa barang terlarang dari kamar hunian WBP seperti alat komunikasi seluler, bahan-bahan berbahaya yang terbuat dari besi dan kaca, dan alat-alat kelestrikan illegal dan telah dilakukan tindakan pelumpuhan fungsi terhadap barang bukti yang disita petugas. 


Terhadap WBP yang melanggar  Tatib akan menerima sanksi dan akan dilakukan penelusuran lebih lanjut terkait keterlibatan oknum petugas yang menjadi fasilitator atau oknum pejabat yang menjadi beking.

Razia Blok Hunian Secara Insidentil, Petugas Lapas Sarolangun Berhasil Amankan Barang Terlarang


Sarolangun - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Ibnu Faizal turun ke blok hunian bersama kepala urusan umum dan kepala urusan kepegawaian dan keuangan serta beberapa anggota regu jaga. dengan membawa beberapa unit alat Jammer sebuah perangkat elektronik yang dirancang untuk mengganggu, memblokir, atau menekan sinyal komunikasi nirkabel (seperti GPS, GSM, WiFi, dan Bluetooth). Kamis (26/02).


Kalapas Sarolangun ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pemasangan Jammer ini adalah jawaban konkrit atas problematika yang selama ini jadi penyakit menahun dalam blok hunian di Lapas Sarolangun.



"Dalam hal razia blok hunian kita menjadi Lapas paling banyak melakukan penggeledahan itu ditandai dengan apresiasi dari Kakanwil Ditjenpas Jambi, namun razia semata tidaklah cukup karena itu hanya bersifat temporal bukan permanen. kondisi kekuatan petugas, overcrowded, dengan segala keterbatasan serta akal bulus oknum Warga Binaan selalu saja bisa mengakali situasi sehingga persoalan peredaran alat komunikasi seluler di blok hunian kembali lagi ke setelan pabrik," tegas Faizal.


Lebih lanjut Kalapas Faizal mengatakan akan mengawasi secara melekat baik melalui rekeman CCTV serta meminta laporan kepada komandan jaga secara realtime bahwa alat Jammer dalam kondisi menyala sepanjang waktu, disamping itu Kalapas juga mendorong pemanfaatan secara maksimal sarana komunikasi resmi wartelpas yang sudah tersedia di Lapas Sarolangun. 


Sementara itu Kasubag TU Hariyadi pada kesempatan terpisah menuturkan bahwa atas perintah dan instruksi Kalapas akan melakukan koordinasi dengan bidang keamanan dan evaluasi kinerja alat, serta melakukan langkah preventif terhadap segala cara oknum WBP atau petugas yang berusaha mengakali atau mencari-cari titik lemah alat Jammer tersebut.


"Setiap alat elektronik memiliki celah kelemahan. maka dari itu atas perintah Kalapas kami akan melakukan koordinasi dengan bagian pengamanan serta melakukan maintenance dan evaluasi secara berkala terhadap kinerja alat Jammer tersebut. Sehingga manfaatnya bisa maksimal," imbuh Ari.

Kalapas Sarolangun Kawal Jajaran Pasang Alat Pemblokir Sinyal Seluler di Blok Hunian WBP

Sarolangun - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun mematangkan berbagai persiapan dalam menyambut Bulan Suci Ramadan. Persiapan dilakukan secara menyeluruh, baik dari segi keamanan maupun pembinaan kepribadian warga binaan, guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman, tertib, dan khusyuk.



Dari aspek keamanan, jajaran petugas melaksanakan razia dan penggeledahan di seluruh blok hunian warga binaan. Kegiatan ini dilakukan secara rutin dan intensif sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang serta menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas. Selain itu, penguatan pengawasan juga dilakukan dengan meningkatkan kontrol pada jam-jam rawan serta optimalisasi penjagaan di setiap blok.


Tim kesehatan lapas turut berperan aktif dengan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi fisik warga binaan dalam keadaan prima sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. Petugas medis juga disiagakan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan selama Ramadan.



Dalam rangka pembinaan kerohanian, Lapas Sarolangun telah menyusun sejumlah kegiatan keagamaan yang akan dilaksanakan setiap hari selama Ramadan. Kegiatan tersebut meliputi pesantren kilat, tadarus Al-Qur’an, salat tarawih berjamaah, serta berbagai kegiatan pembinaan lainnya yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan.


Pelaksanaan salat tarawih akan mendapat perhatian khusus dari segi pengamanan. Pada kegiatan ini dilakukan penambahan personel penjagaan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Selain itu, staf yang sesuai jadwal piket, baik dari regu pengamanan maupun staf teknis, turut mendampingi jalannya ibadah.


Untuk malam pertama salat tarawih, kegiatan akan diikuti terlebih dahulu oleh warga binaan Blok Andalas, kemudian secara bergiliran akan diikuti oleh blok-blok lainnya pada malam berikutnya.


Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasibinadik) Lapas Sarolangun, Jonerwan, menyampaikan bahwa kesiapan keamanan dan pembinaan menjadi prioritas utama dalam menyambut Ramadhan.

“Bahwasanya pembinaan dan keamanan itu yang paling penting. Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan dan kelancaran dalam bertugas dan juga lapas kita ini berada dalam kondisi aman dan kondusif,” ujarnya.


Dengan berbagai persiapan tersebut, Lapas Sarolangun berharap seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan pembinaan selama Ramadan dapat berjalan lancar serta membawa dampak positif bagi warga binaan dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas spiritual.

Lapas Sarolangun Matangkan Persiapan Sambut Ramadhan 1447 H, Perkuat Keamanan dan Pembinaan

Sarolangun – Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan yang tidak berapa hari lagi, jajaran petugas dan peserta magang Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun menggelar kegiatan kerja bakti bersih-bersih sarana dan prasana tempat ibadan bersama warga binaan di Masjid At-Taubah milik Lapas Sarolangun dan Masjid Nurul Iman milik warga masyarakat RT 17 Kelurahan Aur Gading. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan sebelum memasuki bulan penuh berkah.



Kegiatan kerja bakti tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Sarolangun, pejabat struktural, staf, peserta magang serta warga binaan yang telah melalui proses asesmen dan dinyatakan memenuhi syarat untuk terlibat dalam kegiatan luar tembok. Pelibatan warga binaan ini tidak hanya sebagai bentuk pembinaan kemandirian dan tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dan tempat ibadah.


Sejak pagi hari, seluruh peserta kerja bakti tampak antusias melaksanakan kegiatan yang difokuskan pada pembersihan halaman dan area dalam dan luar masjid. Kegiatan meliputi penyapuan dan pembersihan halaman, perapian taman sekitar, pembersihan tempat wudhu, hingga pengepelan serta penataan kembali perlengkapan ibadah di dalam Masjid. Suasana kebersamaan terlihat jelas ketika petugas dan warga binaan bekerja berdampingan, saling membantu menyelesaikan setiap bagian pekerjaan.



“Kegiatan kerja bakti ini bukan hanya sekadar membersihkan tempat ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial kepada warga binaan. Kami ingin mereka belajar bahwa keberadaan mereka tetap dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat,” ujar Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal.



Melalui kegiatan kebersihan ini, jajaran petugas Lapas Sarolangun menunjukkan komitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis dan berdampak nyata. Selain menciptakan lingkungan tempat ibadah yang bersih dan nyaman menjelang Ramadhan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan sosial.



Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kerja bakti di Masjid At-Taubah dan Masjid Nurul Iman diharapkan dapat menjadi langkah awal menyambut Ramadhan 1447 Hijiriah dengan hati yang bersih, lingkungan yang terawat, serta komitmen bersama untuk terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.






Songsong Ramadhan 1447 Hijriah, Keluarga Besar Lapas Sarolangun Goro Bersihkan Masjid


Sarolangun — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun Kembali menggelar kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar Lapas, Rabu (11/2). Kegiatan ini dilaksanakan di area parkir pengunjung, giat ini sebagai wujud kepedulian sosial institusi terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Lapas dan warga setempat.



Sejak pagi hari, warga sekitar serta pengunjung Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang datang ke Lapas Sarolangun tampak antusias mendatangi lokasi pelayanan kesehatan. Mereka mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta pengobatan dasar secara gratis. Tim medis dari klinik Lapas Sarolangun dibantu oleh petugas terkait melayani masyarakat dan pengunjung dengan ramah dan profesional.


Kegiatan ini dimaksud untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan serta memberikan akses layanan kesehatan bagi warga maupun keluarga WBP yang membutuhkan. Selain itu, bakti sosial ini juga menjadi aksi nyata kontribusi Lapas Sarolangun dalam mendukung kesehatan masyarakat di lingkungan sekitarnya.



Dokter di Klinik Lapas Sarolangun Lia Utami, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa memberi bermanfaat bagi masyarakat dan pengunjung WBP. 


“Melalui bakti sosial ini, kami berharap dapat membantu masyarakat sekitar serta keluarga dan pengunjung WBP dalam memantau kondisi kesehatannya. Banyak yang jarang melakukan pemeriksaan rutin, sehingga kegiatan seperti ini menjadi kesempatan baik untuk mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Lia.


Kegiatan bakti sosial berjalan dengan lancar dan mendapatkan apresiasi positif dari warga serta pengunjung WBP. Ke depan, Lapas Sarolangun berencana untuk mengadakan program serupa secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

Masyarakat dan Keluarga WBP Serbu Stand Pemeriksaan Kesehatan Gratis Lapas Sarolangun

Langganan Berita via Email