Sarolangun - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jambi hari Kamis (21/04) menggelar razia blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) hal ini dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-58 tahun 2022 dan menindaklanjuti Surat Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS1.UM.01.01-323 tanggal 22 Maret 2022, tentang: Panduan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58 Tahun 2022 serta untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, kegiatan ini dipimpin langsung Kalapas Sarolangun Irwan.


Untuk membantu backup pengamanan, kegiatan ini juga melibatkan 12 orang personel dari kepolisian Resort (Polres) Sarolangun yang dipimpin oleh mewakili Kapolres hadir Bantuan Kendali Operasi (BKO) IPDA Dwiyo Pranoto, Kapolsek Sarolangun IPTU Dwiyatno serta 5 orang dari Komando Rayon Militer (Koramil) 420-04/Sarolangun, kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB, yang diawali dengan apel gabungan personel Polri, TNI  dan Petugas Lapas Sarolangun.  



Kalapas Sarolangun Irwan tampil memimpin apel dalam arahannya kepada personel razia mengucapkan terima kasih atas bantuan personil dari Polres dan Koramil Sarolangun, "Razia gabungan merupakan kegiatan insidentil yang dilaksanakan dengan waktu dan hari tertentu saja untuk mensterilkan barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban Lapas," ujar Irwan. 



"Sengaja waktu razia kita laksanakan siang hari karena berbagai pertimbangan mengingat dalam suasana bulan Ramadhan, kalau dilaksanakan malam hari tentu mengganggu kegiatan ibadah taraweh serta menimbang sisi kemanusiaan juga, dalam pelaksanaan razia nanti kami minta kepada semua personel untuk bersikap santun, tidak arogan namun tetap tegas, semua petugas yang melewati pintu Portir wajib menitipkan alat komunikasi berupa telepon genggam agar pelaksanaan razia nanti benar-benar maksimal dan steril" terang Irwan. 



Bok yang menjadi target razia kali ini adalah blok Narkoba razia berlangsung aman dan tertib hingga kegiatan ini berakhir. dari hasil razia tidak ditemukan narkoba, namun petugas mengamankan beberapa barang terlarang seperti alat alat dari bahan jenis besi dan kaca, kabel listrik liar, mancis, batu dan lain-lain. 



"Alhamdulillah pada pelaksanaan razia gabungan kali ini tidak ditemukan Narkoba dari kamar hunian Warga Binaan, ini menunjukkan bahwa petugas dan warga binaan dipastikan tidak lagi bermain dengan benda terlarang yang bernama Narkoba, hal ini sesuai dengan instruksi direktur Jenderal Pemasyarakatan bahwa Lapas harus perang melawan peredaran gelap Narkoba" ujar Irwan. 














Polsuspas, Polri dan TNI laksanakan Razia Gabungan di Blok Hunian Lapas Sarolangun

Sarolangun - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun dan jajaran serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) melakukan upacara dan ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Bhakti di desa Panti kecamatan Sarolangun, Rabu (20/04) hal ini dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke - 58.


Kegiatan ini dimulai sekira jam 07.45 WIB, Kalapas, Pejabat dan Staf dan Ibu-ibu Dharma Wanita sudah hadir dan berkumpul di lapangan area TMP, jam 08.00 WIB upacara dimulai, Kalapas Sarolangun Irwan memimpin langsung kegiatan upacara tersebut.


Kalapas Sarolangun dalam arahan pada saat memimpin upacara ziarah mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan, mempertahankan serta mengisi kemerdekaan Indonesia.



“kita hadir disini untuk mengikuti rangkaian upacara dan ziarah tabur bunga di makam pahlawan. dengan tujuan untuk selalu mengingat dan mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa serta mengirimkan doa kepada para bunga bangsa, maka kami ingatkan kepada seluruh peserta untuk menjaga adab dan etika selama berziarah,” kata Irwan.



“Area makam sudah kita bersihkan dan rumput-rumput liar sudah kita cukur rindang sehari sebelumnya, sehingga para penziarah dapat dengan nyaman melakukan ziarah” ungkap Irwan.


“Yang terpenting esensi dari kegiatan yang kita laksanakan ini adalah bahwa udara segar kemerdekaan yang kita hirup sekarang ini adalah buah dari pengorbanan air mata, darah dan nyawa para pahlawan terdahulu, sudah sepatutnya kita terus mengingat dan mengenangnya serta mewariskan semangat perjuangannya kepada para generasi muda bangsa dari waktu ke waktu” ujar Irwan.






Ziarah Tabur Bunga ke TMP Satria Bhakti, Kalapas: Kemerdekaan Kita Sekarang adalah Perjuangan Mereka Terdahulu

Sarolangun -  Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun memperingati Nuzulul Qur’an yang jatuh pada malam 17 Ramadan, Senin (18/4). Usai tarawih berjamaah, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas Lapas pun langsung mengikuti pengajian dengan mendengarkan tausiah agama oleh Ustaz Nurdin.

Nuzulul Qur’an di Lapas Sarolangun mengangkat tema “Membangun Manusia Seutuhnya, Menghayati Al-Quran di Bulan Ramadhan”. Pada kesempatan itu, Ustaz Nurdin menyampaikan makna dan hakikat memperingati terjadinya peristiwa Nuzulul Qur'an.

“Hakikat Nuzulul Qur’an merupakan hal penting yang harus diketahui umat Islam agar menambah keteguhan iman kepada kitab Allah SWT berupa Al-Quran. Tetapi, jauh lebih penting adalah menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman dalam kehidupan manusia,” jelas Ustaz Nurdin.

“Allah SWT menurunkan Al-Qur’an pada Lailatul Qadar jatuh pada malam-malam ganjil di mana seluruh doa dapat dikabulkan dan dosa diampuni Allah SWT,” lanjutnya.

Kalapas Sarolangun, Irwan, mengatakan "Acara ini terselenggara sebagai bentuk rasa syukur kami atas hadirnya ramadhan, Malam ini juga kita memperingati satu peristiwa penting, dimana peristiwa Nuzulul Quran menentukan sejarah kehidupan umat manusia kedepannya. Turunnya Alquran menandai terjadinya berbagai revolusi, baik itu dari segi akidah, akhlak, hukum, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Kegiatan Nuzulul Quran malam ini diharapkan dapat memberikan dampak positif kepada warga binaan agar mereka senantiasa mengamalkan nilai - nilai Al-Qur'an dalam kehidupan mereka".

Sementara salah satu WBP yang mengikuti kegiatan tersebut, SW, mengungkapkan wujud syukurnya. “Alhamdulillah, terima kasih kepada petugas Lapas yang telah memfasilitasi berbagai kegiatan sehingga kami dapat melaksanakan kegiatan keagamaan dengan maksimal. Semoga sebelum Idufitri kami dapat Khatam Al-Qur’an sekali lagi,” harap SW.












Petugas dan Warga Binaan Lapas Sarolangun Peringati Malam Nuzulul Qur'an

Sarolangun - Dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-58, Lapas Kelas IIB Sarolangun memberikan satu unit gerobak kepada pelaku usaha mikro kecil menengah, Sabtu (16/4/2022).


Kalapas didampingi Pejabat Struktural Ikut menyerahkan langsung bantuan 1 unit gerobak di halaman depan rumah pelaku usaha. Kegiatan Pemasyarakatan Peduli UMKM merupakan salah satu rangkaian acara HBP ke-58.


“Dalam rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan, kami Lapas Kelas IIB Sarolangun memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar Lapas” jelas Kalapas Kelas IIB Sarolangun. Ia berharap pemberian gerobak tersebut dapat membantu memajukan usaha pelaku UMKM yang berada di sekitar Lapas Kelas IIB Sarolangun. Pun bantuan itu juga diharapkan dapat membantu memperbaiki perekonomian masyarakat di sekitar Lapas yang sempat menurun di masa pandemi.


Penerima bantuan, Dahlan mengaku senang mendapat bantuan gerobak dari pihak Lapas. Dengan begitu ia bisa berjualan dengan nyaman.

"Alhamdulillah saya mengucapkan terimakasih kepada Lapas Kelas IIB Sarolangun yang telah memberikan bantuan gerobak kepada kami. Ini sangat bermanfaat sekali bagi kami," terangnya.


#PemasyarakatanpeduliUMKM

#HBP58

#KemenkumhamJambi

#humaslapassarolangun







Peringati HBP, Lapas Sarolangun Berikan 1 (Satu) Unit Gerobak Bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Sarolangun

Sarolangun - Pimpinan Tinggi (Pimti) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi Tholib, hari ini (8/4) sekira jam 12.00 WIB tiba di kabupaten Sarolangun, hal untuk melaksanakan serangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1443 H.

Ba'da shalat Jum'at, setiba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Kakanwil beserta jajaran disambut oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun, tidak berapa lama istirahat di ruang kerja Kalapas Sarolangun, Kakanwil bergegas masuk ke area Lapas melakukan kontrol keliling ke area tembok yang roboh sembari memastikan bahwa progress rekonstruksi tembok sudah berjalan sesuai kalender kerja, dalam kesempatan tersebut Kakanwil memanggil  tim teknis konsultan perencanaan yang terlihat mulai melakukan sounding di beberapa titik yang akan dibangun tembok, Kakanwil melakukan dialog singkat dengan tim teknis tersebut untuk memastikan bahwa rekonstruksi tembok berjalan sesuai spesifikasi, "Kami ingin memastikan bahwa rekonstruksi tembok Lapas Sarolangun berjalan sesuai kontrak, memenuhi spesifikasi dan tidak ada praktik penyelewengan karena bisa berakibat fatal untuk kedepannya" ujar Kakanwil.



Setelah itu Kakanwil bertolak menuju blok hunian melakukan kontrol keliling untuk memastikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban di kamar hunian kondusif, Kakanwil juga melakukan kontroling ke Blok Pengendali Narkoba (BPN) dan melakukan dialog singkat dengan beberapa orang warga binaan, Kakanwil berpesan kepada warga binaan penghuni BPN agar kembali ke jalan yang benar dan tidak lagi bermain-main dengan Narkoba, "Beberapa teman anda sudah bisa membaur bersama warga binaan yang lain karena menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik, saya harap anda juga demikian" ujar Kakanwil ketika melakukan dialog dengan salah seorang warga binaan penghuni BPN. "Jika sudah ditempatkan disini masih tetap saja tidak bisa berubah, mungkin anda ingin kami bawa jalan-jalan ke Nusa Kambangan" tegas Kakanwil sembari melempar senyum.



Setelah itu Kakanwil bergegas menuju aula utama Lapas Sarolangun untuk memberikan pengarahan dan penguatan kepada semua petugas, dalam arahannya Kakanwil mengatakan bahwa wajah pemasyarakatan itu tergantung kepada petugasnya, jika petugasnya benar dalam melaksanakan tugas maka baik pula pandangan masyarakat, "Kami ingin menyampaikan satu amanat tegas dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly jangan ada petugas Lapas Sarolangun yang bermain-main dengan Narkoba jika tidak ingin dipecat, itu tidak bisa ditawar-tawar lagi" tegas Kakanwil.



Dalam kesempatan tersebut Kakanwil juga menyampaikan betapa pentingnya menjiwai semangat reformasi birokrasi, "Kita abdi negara diamanahkan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan cara menerapkan prinsip Good Governance dan Clean Government melalui pembangunan Zona Integritas, lakukan inovasi-inovasi agar pelayanan masyarakat semakin optimal" ujar Kakanwil.



Selepas memberi pengarahan kepada petugas Kakanwil bertolak ke masjid At-taubah melakukan ibadah shalat Ashar, kemudian kembali ke aula Lapas Sarolangun untuk melakukan audiensi dengan tim konsultan perencanaan terkait progress rekonstruksi tembok Lapas Sarolangun.


Selepas itu Kakanwil juga melaksanakan buka puasa bersama dengan keluarga besar Lapas Sarolangun, turut hadir Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri dan beberapa tamu undangan dari Forkopimda kabupaten Sarolangun, namun bukber pesertanya dibatasi mengingat kondisi pandemi belum pulih dan Bukber ini berlangsung dengan prokes ketat, selepas itu kakanwil juga melaksanakan shalat tarawih dan menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadhan dengan penyampaian Tausyiah oleh Kakanwil kepada seluruh jamaah, di masjid At-taubah.










Safari Ramadhan ke Lapas Sarolangun, Kakanwil Kumham Jambi: Kita Harus Menjiwai Semangat Reformasi Birokrasi

Sarolangun - Petugas dan warga masyarakat disekitar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun Kanwil Kemenkumham Jambi dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1443 tahun 2022, pada hari ini Kamis(31/03/22) melaksanakan giat gotong royong membersihkan area lingkungan jalan dan masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun untuk memberikan kenyamanan ketika beribadah sehingga lebih khusyuk nantinya.

Kegiatan kurve pembersihan masjid ini merupakan tindak lanjut arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tentang Pelaksanaan Tata Kerja Jajaran Kementerian Hukum dan HAM di Bulan Suci Ramadhan 1443 H. Kegiatan pembersihan masjid ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.


Momen gotong royong membersihkan masjid dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan ini selain menindaklanjuti arahan pimpinan juga mendatangkan berbagai manfaat antara lain, meningkatkan tali silaturahim antar pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun dan WBP sehingga sinergitas antar pegawai dapat tercipta baik.







Sucikan Hati Bersihkan Lingkungan, Petugas dan Masyarakat Sekitar Lapas Goro Bersama

Sarolangun - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun Irwan yang diwakili Kepala Urusan Umum, hari ini Kamis (31/03) menyambangi Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sarolangun hal ini terkait penjemputan sertifikat tanah bangunan Lapas Kelas IIB Sarolangun yang telah diterbitkan setelah melewati proses administrasi di Badan Pertanahan Nasional. 

Sertifikat ini langsung diserahkan oleh kepala kantor pertanahan kabupaten Sarolangun, dengan diterimanya sertifikat ini menandai bahwa tanah dan bangunan milik Lapas Sarolangun selama ini berstatus pinjam pakai yang sertifikat induknya dipegang Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun sudah alih status menjadi Sertifikat Hak Pakai (SHP) atas nama Pemerintah Republik Indonesia Casu Quo (CQ) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. 



Kalapas Sarolangun Irwan menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi banyak sesuai dengan peran masing-masing sehingga Sertifikat Hak Pakai bisa terbit tanpa kendala yang berarti, "Kami telah melalui proses administrasi panjang sehingga tanah dan bangunan Lapas Sarolangun ini dapat diterbitkan sertifikatnya oleh Badan Pertanahan Nasional" ungkap Irwan. 


"Ucapan terima kasih kami kepada Pemerintah Daerah Sarolangun yang merupakan mitra kerjasama telah berbesar hati menghibah tanah untuk Lapas Sarolangun. tidak ketinggalan terima kasih juga kepada orang tua kami Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi, dimana beliau secara intens melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah Sarolangun baik via telepon maupun datang langsung ke kantor Bupati Sarolangun sehingga apa yang kami harapkan dapat terwujud" ujar Irwan. 


Lebih lanjut Irwan mengatakan bahwa dengan telah diterbitkannya Sertifikat Hak Pakai ini tentu turut mempermudah Lapas Sarolangun dalam penyelesaian administrasi dalam rangka percepatan rekonstruksi tembok belakang Lapas yang roboh beberapa bulan lalu.

Sah, Tanah Bangunan Lapas Sarolangun Kantongi Legalitas SHP Dari BPN

Langganan Berita via Email